Tiga Pesan Wamen Dikti Stella Christie untuk Mahasiswa Penerima KIP dan ADik
2 min read
Wamen Dikti Saintek Stella Christie menyampaikan pembekalan kepada 1.200 lebih mahasiswa penerima program KIP Kuliah dan ADik di Kampus 2 PNUP Makassar, Moncongloe, Maros, Kamis (13/11/2025). (Foto: Majesty.co.id/Suedi)
Majesty.co.id, Makassar — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Dikti Saintek) Stella Christie mendorong para mahasiswa penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk bersungguh-sungguh dalam menempuh pendidikan.
Pesan tersebut disampaikan Stella saat memberikan pembekalan bagi mahasiswa baru penerima KIP Kuliah dan Afirmasi Pendidikan Tinggi (ADik) di Kampus 2 Politeknik Negeri Ujung Pandang (PNUP), Moncongloe, Kabupaten Maros, Kamis (13/11/2025).
“Ini kesempatan untuk bereksperimen dan menemukan kepakaran masing-masing. Sekaranglah waktunya untuk mengasah kemampuan diri saat kuliah,” ujar Stella Christie.
Wamen Stella menekankan pentingnya mahasiswa untuk menemukan potensi diri dan tidak sekadar mengikuti arus.
“Jangan ikut-ikutan sekitar, tapi temukanlah kepakaran dari dirimu,” pesannya.
Pesan kedua Wamen Stella yaitu mahasiswa harus punya kemampuan menganalisa berdasarkan data dan memberikan solusi.
Hal ini kata Stella sesuai keinginan para pemberi kerja yang menginginkan lulusan pendidikan tinggi yang cakap dan mampu menjadi pemecah masalah.
“Tadi sebenarnya baik dari para direktur-direktur BUMN yang saya wawancarai, maupun para employer dari seluruh dunia punya satu kesatuan,” kata Stella.
“Mereka ingin orang-orang yang punya pribadi solutif, orang-orang yang adaptif, orang-orang yang mampu mempunyai kemampuan untuk belajar apapun d situasi apapun,” ungkap Stella.
Selain itu, Stella menambahkan bahwa kemampuan berpikir kritis dan kepemimpinan tidak selalu diperoleh dari ruang kelas, melainkan melalui pengalaman riset.
“Di kampus tidak ada kelas untuk critical thinking, pembagian waktu, atau kepemimpinan. Semua itu bisa didapat lewat pengalaman riset. Jadi, pesan saya yang ketiga tumbuhkan research mindset atau pemikiran riset selama berkuliah,” tegasnya.
Pada kegiatan ini, sebanyak 1.236 mahasiswa penerima program KIP Kuliah dan ADik se-Kota Makassar mendapatkan pembekalan.
Rinciannya, 1.158 mahasiswa penerima KIP Kuliah dan 78 mahasiswa penerima program ADik.
Dari total tersebut, PNUP Makassar menjadi perguruan tinggi dengan penerima terbanyak yakni 447 mahasiswa, disusul Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Negeri Makassar (UNM) masing-masing 190 penerima.
Penulis: Suedi
