Korban sudah Meninggal, Polresta Gowa Masih Telusuri Jejak Mobil Truk Serempet Mahasiswa
3 min read
Tangkapan layar. Mobil molen yang menyerempet mahasiswa di Jalan HM Yasin Limpo, Kabupaten Gowa. (Foto: Istimewa/Majesty.co.id/HO)
Majesty.co.id, Gowa — Satlantas Polresta Gowa masih menyelidiki kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan korban yang memakai sepeda motor meninggal dunia. Ia adalah mahasiswa UIN Alauddin Makassar bernama Raihan Al Gifari.
Polresta Gowa menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV, untuk mencari tahu mobil molen tersebut.
Polisi masih mencari siapa pemilik mobil yang serempet mahasiswa UIN di Jalan HM Yasin Limpo, Samata, Gowa, pada 6 Oktober 2026 atau satu pekan lalu.
Kasat Lantas Polresta Gowa AKP Hasan Fadhly mengatakan, penyidik berupaya mencari rekaman CCTV yang dapat memperlihatkan pergerakan kendaraan sebelum dan sesudah kejadian.
“Terkait lakalantas yang menimbulkan mahasiswa yang ada di depan UIN itu kami sedang berupaya untuk mencari bagaimana ada CCTV yang menyorot,” kata Hasan saat dikonfirmasi Majesty.co.id, Selasa (13/10/2026).
Menurut Hasan, hingga kini polisi belum berhasil mengidentifikasi kendaraan yang dicari, termasuk nomor pelatnya.
“Sampai saat sekarang belum ada kami identifikasi kendaraannya ataupun jenis platnya,” ujarnya.
Meski menangani sejumlah perkara lain, Hasan memastikan penyelidikan kecelakaan yang menyebabkan korban mengalami luka berat hingga meninggal dunia tetap menjadi prioritas.
“Kita tetap berupaya walaupun mungkin ada beberapa kasus-kasus lain yang menonjol tapi kan kita tetap memprioritaskan korban-korban yang mengalami luka berat,” jelasnya.
Polisi berharap rekaman CCTV maupun petunjuk lain di sekitar lokasi kejadian dapat membantu mengungkap kendaraan yang diduga terlibat.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada bukti petunjuk yang bisa mengarah pada kendaraan dan dilawan tabrakannya saudara kita itu (si mahasiswa),” tuturnya.
Hasan menambahkan, kendaraan yang diduga terlibat belum diamankan karena penyidik masih mengumpulkan bukti dan petunjuk.
“Untuk BB-nya itu lawannya belum kita amankan karena kita masih mencari alat-alat petunjuk di lokasi yang mengarah pada TKP terjadinya antara saudara almarhum,” ungkapnya.
“Kalau ada perkembangan nanti kami update lagi,” pungkas Hasan.
Sebelumnya, Raihan mengalami kecelakaan di Jalan HM Yasin Limpo, Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Selasa (6/10/2026) sore.
Mahasiswa baru Program Studi Ilmu Falak, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar itu sempat menjalani perawatan intensif selama enama hari sebelum meninggal dunia pada Senin (12/10/2026).
Penulis: Anca/Str
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
