Kabut Asap di Makassar, Appi Instruksikan Masker Gratis untuk Siswa-Kelompok Rentan
3 min read
Tangkapan layar. Kabut asap menyelimuti Kota Makassar yang diabadikan pada 10 Oktober 2026. (Foto: Instagram/muchtamir_)
Majesty.co.id, Makassar — Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi menginstruksikan pembagian masker gratis bagi siswa dan kelompok rentan menyusul kondisi kabut asap dan penurunan kualitas udara di Kota Makassar dalam beberapa pekan terakhir.
Menurut situs AQI pada Selasa (13/10/2026), skor kualitas udara di Makassar akibat kabut asap mencapai 170 yang artinya tidak sehat. Skor itu meningkat dibanding dua hari sebelumnya.
Paparan asap Karhutla di Makassar memicu Particulate Matter 2.5. Angka itu menunjukkan partikel udara berukuran sangat kecil dengan diameter 2,5 mikrometer.
Appi pun meminta Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Makassar segera menyiapkan masker bagi anak-anak sekolah, lanjut usia, dan ibu hamil.
“Saya merasa prihatin dengan kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan serta penurunan kualitas udara yang terjadi saat ini,” ujar Appi dalam keterangan resminya, Selasa (13/10/2026).
“Saya sudah instruksikan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan menyiapkan masker untuk dibagikan secara gratis kepada anak-anak sekolah dan kelompok rentan, termasuk para lanjut usia dan ibu hamil,” sambungnya.
Selain pembagian masker, Appi meminta Dinas Sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), serta perangkat daerah terkait memperkuat koordinasi dalam merespons kondisi tersebut.
Pemkot Makassar juga akan mempertimbangkan langkah penanganan lain berdasarkan kondisi lapangan, termasuk kemungkinan penyemprotan air untuk membantu mengendalikan debu dan partikel di lingkungan.
“Koordinasi lintas sektor diperlukan untuk memetakan kondisi di lapangan, meningkatkan kewaspadaan, serta menyiapkan langkah penanganan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” imbuhnya.
Appi turut mengimbau warga menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kualitas udara memburuk, terutama bagi kelompok rentan.
“Perlindungan diri harus menjadi perhatian bersama. Kami mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi kegiatan apabila kondisi udara sedang kurang baik,” pesannya.
Ia dijadwalkan meninggalkan rangkaian kegiatan United Nations Forum of Mayors 2026 lebih awal dan kembali ke Indonesia pada Rabu (14/10/2026).
Setibanya di Makassar, Appi berencana memantau langsung langkah penanganan yang dilakukan jajarannya.
Disdik Makassar Mulai Bagikan Masker Rabu
Menindaklanjuti instruksi tersebut, Dinas Pendidikan Kota Makassar menjadwalkan pembagian masker gratis kepada siswa pada Rabu (14/10/2026) pagi.
Kepala Dinas Pendidikan Makassar Achi Soleman mengatakan kegiatan itu akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Sekolah Telkom.
“Menindaklanjuti arahan Bapak Wali Kota, kami akan berkolaborasi dengan Sekolah Telkom untuk melaksanakan kegiatan pembagian masker gratis kepada siswa pada Rabu pagi,” ujar Achi.
Menurutnya, pembagian masker menjadi langkah antisipasi untuk mengurangi risiko paparan debu dan partikel asap, sekaligus meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Pihak sekolah juga diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan mengingatkan peserta didik agar menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.
Sementara itu, Appi meminta masyarakat terus mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara dan segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gangguan pernapasan.
“Kami mengajak masyarakat untuk saling menjaga, mengikuti informasi resmi mengenai kualitas udara, serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami sesak napas atau keluhan kesehatan yang memburuk akibat paparan asap,” imbuhnya.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
