Appi Turun Lihat Warga Makassar Terdampak Banjir di Biringkanaya
3 min read
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi di lokasi pengungsian warga terdampak banjir di Biringkanaya, Senin (12/1/2026). (Foto: Humas Diskominfo Makassar)
Majesty.co.id, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi, turun langsung meninjau warga yang terdampak banjir di Kecamatan Biringkanaya, Senin (12/1/2026).
Appi mengecek kondisi warga di dua lokasi pengungsian, yakni Kelurahan Katimbang dan Kelurahan Paccarekkang.
Kunjungan tersebut dilakukan sekitar pukul 08.30 Wita di tengah kondisi cuaca yang masih belum bersahabat.
Appi terlebih dahulu menyambangi lokasi pengungsian di Kantor Kelurahan Katimbang, Jalan Keindahan Raya.
Di lokasi ini, Wali Kota berdialog langsung dengan warga, mendengarkan keluhan, serta memastikan kebutuhan dasar pengungsi terpenuhi.
Usai dari Katimbang, Appi melanjutkan peninjauan ke lokasi pengungsian di UPT SPF SD Negeri Paccarekkang, Jalan Paccerakkang.
Dalam peninjauan tersebut, Appi menegaskan bahwa seluruh kebutuhan dasar warga terdampak banjir harus terpenuhi selama berada di pengungsian.
Pemerintah Kota Makassar, kata dia, menjamin ketersediaan makanan, minuman, air bersih, toilet, layanan kesehatan, hingga obat-obatan bagi para pengungsi.
“Hari ini saya datang berkunjung untuk memastikan bahwa suplai makanan, air bersih, toilet, layanan kesehatan dan obat-obatan bisa terpenuhi dengan baik,” jelas Appi.
Ia menekankan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah selama masa tanggap darurat banjir.
Selain itu, Appi juga menginstruksikan Camat Biringkanaya dan para lurah setempat untuk terus memantau kondisi warga dan aktif melayani kebutuhan pengungsi hingga situasi benar-benar pulih.
“Kita berharap, mudah-mudahan musibah banjir yang menggenangi rumah warga ini bisa cepat surut, sehingga mereka dapat segera kembali ke rumah masing-masing,” harap Appi.
Appi juga menegaskan akan terus melakukan pemantauan secara berkala di seluruh lokasi pengungsian di Makassar bersama jajaran SKPD terkait.
“Kami akan terus memantau dan memastikan suplai terhadap kebutuhan warga di lokasi pengungsian ini benar-benar terpenuhi,” tegasnya.
Selain logistik, Appi memberikan perhatian khusus pada layanan kesehatan. Ia meminta petugas kesehatan memastikan ketersediaan obat-obatan dan melakukan penanganan cepat terhadap pengungsi yang mengalami gangguan kesehatan.
“Saya juga sudah sampaikan kepada petugas kesehatan untuk memastikan suplai obat-obatan tersedia,” tuturnya.
“Jika ada warga yang terdampak dan mengalami gejala penyakit, harus segera dilakukan intervensi cepat. Bila diperlukan, langsung dirujuk ke Puskesmas terdekat,” sambung Appi.
Berdasarkan data sementara BPBD Kota Makassar, ratusan warga di Kecamatan Biringkanaya terpaksa mengungsi akibat banjir.
Pengungsian tersebar di beberapa titik, yakni Kantor Lurah Katimbang, UPT SPF SD Negeri Paccarekkang, Masjid Nurul Ikhlas Kompleks Kodam III, dan Masjid Lailatul Qadar Blok AF.
Di Kantor Lurah Katimbang, tercatat 17 kepala keluarga (KK) dengan total 61 jiwa mengungsi, termasuk anak-anak, balita, serta dua ibu hamil.
Sementara itu, UPT SPF SD Negeri Paccarekkang menjadi lokasi pengungsian terbanyak dengan 55 KK atau 201 jiwa, yang terdiri dari orang dewasa, anak-anak, balita, bayi, serta lansia.
Adapun di Masjid Nurul Ikhlas Kompleks Kodam III, terdapat 4 KK dengan total 18 jiwa, sedangkan di Masjid Lailatul Qadar Blok AF tercatat 10 KK dengan total 39 jiwa, termasuk balita, lansia, dan ibu hamil.
Data tersebut menjadi dasar Pemerintah Kota Makassar dalam menyalurkan bantuan logistik, layanan kesehatan, serta memastikan perlindungan bagi kelompok rentan selama masa penanganan darurat banjir.
