PSM Makassar Vs Bhayangkara FC Sore Ini, Juku Eja Wajib Menang
3 min read
Latihan pemain PSM Makassar jelang laga versus Bhayangkara FC. (Foto: Instagram/psm_makassar)
Majesty.co.id, Parepare – PSM Makassar bersiap menjamu Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam laga krusial pekan ke-31 Liga 1 di Stadion BJ Habibie, Parepare, Senin (4/5/2026).
Meski harus tampil tanpa dukungan langsung penonton, PSM Makassar tetap menaruh optimisme tinggi untuk mengamankan poin penuh demi menjauh dari zona degradasi.
Pelatih interim PSM Makassar Ahmad Amiruddin mengungkapkan bahwa persiapan tim berjalan cukup baik walaupun situasi skuat belum sepenuhnya ideal akibat badai cedera.
Ia menegaskan kepercayaan penuh kepada seluruh pemain yang tersedia untuk menunjukkan militansi di lapangan.
“Ada beberapa pemain belum bisa bergabung dan ada juga yang baru kembali dari cedera. Tapi saya bersama coaching staff tetap menaruh kepercayaan kepada siapa pun pemain yang akan berjuang besok, karena saya tahu mereka akan berjuang dengan sepenuh hati,” ujar Ahmad Amiruddin dalam konferensi pers di Parepare, Minggu (4/5/2026).
Mengenai kekuatan lawan, Amiruddin mewaspadai kecepatan Bhayangkara FC dalam melakukan transisi permainan.
Berdasarkan analisis tim pelatih, tim tamu dinilai memiliki ketajaman dalam membangun serangan balik yang cepat.
“Dari analisa kami, lawan adalah salah satu tim yang bagus, terutama dalam hal serangan. Dari data yang kami miliki, Bhayangkara juga adalah tim yang sangat baik dalam mengeksekusi transisi menyerang,” lanjut mantan penyerang Timnas Indonesia tersebut.
Terkait absennya Yuran Fernandes, tim pelatih telah menyiapkan beberapa skema alternatif selama masa persiapan tiga hari terakhir.
Amiruddin menyebut para pemain pengganti menunjukkan performa yang menjanjikan selama latihan. Ia juga enggan menganggap jeda istirahat yang lebih panjang sebagai keuntungan mutlak bagi PSM.
“Kalau melihat jeda pertandingan, memang kami lebih diuntungkan. Tapi Bhayangkara diisi pemain berpengalaman yang tahu mengelola recovery. Jadi saya pikir itu bukan keuntungan utama, yang terpenting adalah siapa yang bekerja lebih keras dan disiplin,” tegasnya.
Motivasi tambahan bagi tim datang dari aksi simpatik para pendukung yang melepas keberangkatan skuat dari mess menuju Parepare.
Gelandang PSM, Rezky Fandi, mengaku sangat tersentuh dengan dukungan tersebut dan bertekad memberikan hasil maksimal sebagai balas budi.
“Kami para pemain sangat berterima kasih kepada suporter yang tadi pagi datang ke mess untuk mengantar kami berangkat ke Parepare. Dengan dukungan dan doa kalian, semoga besok kami bisa meraih hasil maksimal,” kata Rezky.
Rezky menambahkan bahwa meskipun tribun stadion akan kosong, energi dari para suporter tetap terasa melekat pada diri pemain.
Dukungan langsung sebelum keberangkatan tersebut diharapkan menjadi pelatuk semangat bagi skuat Juku Eja untuk bertarung habis-habisan.
“Memang besok kami tidak didampingi langsung oleh suporter di stadion, tapi kehadiran mereka tadi pagi bisa menjadi penyemangat bagi kami semua, seolah-olah mereka tetap ada bersama kami,” pungkasnya.
