Jadwal Sidang Isbat Kemenag untuk Tetapkan 1 Syawal 1447 H
2 min read
Arsip. Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan keterangan pers penetapan 1 Ramadan 1446 H di Jakarta, Jumat (28/2/2025). (Foto: Humas Kemenag)
Majesty.co.id, Jakarta — Kementerian Agama (Kemenag) dijadwalkan akan menggelar sidang penetapan (isbat) 1 Syawal 1447 Hijriah pada Kamis (19/3/2026), yang bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H.
Sidang Isbat tersebut akan dipusatkan di Auditorium H.M. Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta, mulai pukul 16.00 WIB.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad, menjelaskan bahwa pemilihan lokasi tersebut mempertimbangkan aspek teknis dan kenyamanan akses bagi tamu undangan.
Apalagi, mengingat sebagian besar masyarakat sudah mulai memasuki masa mudik.
Persiapan Sidang Isbat oleh Kemenag kini telah dilakukan sesuai prosedur, baik secara substansi maupun teknis.
“Pelaksanaan sidang didasarkan pada data hisab dan hasil rukyat yang diverifikasi, serta melalui mekanisme yang terbuka kepada publik,” ujar Abu Rokhmad dikutip dari laman Kemenag, Minggu (1/3/2026).
Sidang isbat ini akan melibatkan pakar astronomi dari BMKG, BRIN, planetarium, observatorium, hingga perwakilan organisasi kemasyarakatan Islam dan instansi terkait.
Keterlibatan berbagai unsur ini bertujuan agar keputusan yang diambil memiliki landasan yang kuat.
“Karena melibatkan representasi yang luas, keputusan sidang isbat memiliki legitimasi keagamaan yang kuat,” tegas Abu Rokhmad.
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, menambahkan bahwa koordinasi pemantauan rukyatulhilal di seluruh titik di Indonesia terus dimatangkan.
Sistem pelaporan rukyat dan sarana prasarana sidang telah disiapkan untuk memastikan proses berjalan akurat.
“Dari sisi teknis, kami telah menyiapkan dukungan sarana dan prasarana sidang, sistem pelaporan rukyat, serta koordinasi dengan titik-titik pemantauan hilal di seluruh Indonesia.
Harapannya, proses sidang dapat berjalan tertib, akurat, dan informatif bagi masyarakat,” jelas Arsad Hidayat.
Rangkaian sidang akan diawali dengan seminar posisi hilal, diikuti verifikasi laporan rukyatulhilal dari berbagai daerah, dan diakhiri dengan pengumuman resmi penetapan 1 Syawal 1447 H oleh Menteri Agama.
Masyarakat diimbau untuk menunggu hasil resmi dari pemerintah setelah seluruh prosesi selesai.
Sebelumnya, Kemenag telah menggelar rapat persiapan pada 27 Februari 2026 yang dihadiri oleh jajaran pimpinan Ditjen Bimas Islam guna memastikan seluruh tahapan penetapan hari raya Idulfitri tahun ini berjalan tanpa kendala.
