20/10/2026

Majesty.co.id

News and Value

Mahasiswa Makassar Demo 2 tahun Prabowo-Gibran yang Dinilai Gagal Total

3 min read
Di Makassar, demo mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan "Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran: Gagal Total Menangani Karhutla".
Aksi unjuk rasa memperingati 2 tahun rezim pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di Jalan Andi Pangerang Pettarani, Kota Makassar, Selasa (20/10/2026). (Foto: Ist)

Majesty.co.id Makassar – Sejumlah kelompok mahasiswa di Kota Makassar pada Selasa (20/10/2026) menggelar aksi unjuk rasa atau demo 2 tahun rezim pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

Advertisement
Banner DPRD Sulsel

Salah satunya demo 2 tahun Prabowo-Gibran yang digelar Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) di pertigaan Jalan A.P. Pettarani–Letjen Hertasning, Makassar.

Advertisement
Banner Palopo

Di Makassar, demo mahasiswa membentangkan spanduk bertuliskan “Evaluasi 2 Tahun Prabowo-Gibran: Gagal Total Menangani Karhutla!” Massa GAM juga memblokade ruas Pettarani dengan membakar ban bekas.

Aksi mahasiswa sempat memanas karena terlibat saling dorong dengan aparat kepolisian.

Tidak hanya itu, mereka juga menggunakan sebuah mobil tronton sebagai mimbar orasi. Akibat aksi demonstrasi tersebut arus lalu lintas mengalami kemacetan.

Situasi awalnya berlangsung kondusif dengan pengamanan sekitar lima personel kepolisian. Namun, keadaan berubah saat puluhan aparat dengan perlengkapan pengamanan tiba di lokasi.

Kedatangan aparat membuat mahasiswa dan polisi saling berhadapan. Situasi pun memanas hingga terjadi aksi saling dorong antara kedua pihak.

Meski nyaris bersitegang dengan aparat, massa GAM tetap bertahan untuk menyampaikan aspirasi. Mereka mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret dalam menangani karhutla serta menindak pihak-pihak yang terbukti melakukan pembakaran hutan.

Jenderal Lapangan GAM, Fahrul Fajri, mengatakan persoalan karhutla tidak dapat dipandang sebagai masalah yang berdiri sendiri. Menurut dia, lemahnya regulasi dan penegakan hukum menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.

“Kami menganggap bahwa persoalan kebakaran hutan dan lahan itu tidak bisa dipandang sebagai hal yang bersifat berdiri sendiri. Ada celah akses ataupun regulasi yang kemudian lemah, ada ketidakberanian aparat penegak hukum untuk menangkap dan mencegah terjadinya oknum yang melakukan pembakaran hutan secara luas dan semena-mena,” ujar Fahrul dalam orasinya.

Dalam aksi tersebut, GAM menyampaikan empat tuntutan. Mereka mendesak pemerintah segera mengatasi karhutla di berbagai wilayah Indonesia, meminta aparat penegak hukum mencabut izin korporasi yang terbukti membakar hutan, menuntut penyelesaian kelangkaan migas di wilayah terdampak karhutla, serta meminta pencopotan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia.

Panglima Besar GAM, Fajar Wasis juga menyoroti 98 laporan polisi terkait karhutla yang disebut telah naik ke tahap penyidikan.

Ia meminta kepolisian membuka identitas individu maupun korporasi yang diduga terlibat.

“Masyarakat membutuhkan kejelasan mengenai identitas individu maupun korporasi yang diduga terlibat, kami tunggu ketegasan daripada Kapolri untuk mengungkap siapa orangnya, siapa korporasinya, dan siapa-siapa saja yang terlibat di balik kebakaran hutan ini,” tegasnya.

Fajar menambahkan, GAM mendesak Presiden Prabowo mengevaluasi jajaran kabinetnya, khususnya Menteri Kehutanan dan Menteri ESDM, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas persoalan yang mereka soroti.

Ia juga menyinggung wacana kunjungan Presiden Prabowo ke Sulawesi Selatan. GAM berharap pemerintah menunjukkan langkah nyata dalam menangani karhutla sebelum kunjungan tersebut terlaksana.

“Kami berharap dan mengingatkan kepada Prabowo untuk segera menyelesaikan persoalan kebakaran hutan dan lahan ini sebelum menginjakkan kakinya di tanah Sulawesi Selatan,” jelasnya.


Penulis: Anca/Str

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.