Mapalasta UIN Bagikan 500 Masker Cegah Terpapar Asap Karhutla
3 min read
Aksi bagi-bagi masker yang digelar anggota Mapalasta di depan kampus UIN Alauddin, Samata, Gowa, Jumat (16/10/2026). (Foto: Majesty.co.id/Str/Anca)
Majesty.co.id, Gowa – Mahasiswa Pencinta Alam Alauddin Makassar (Mapalasta) membagikan 500 masker kepada pengendara di depan Kampus 2 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Jalan H.M. Yasin Limpo, Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Jumat (16/10/2026) sore.
Bagi-bagi masker oleh Mapalasta dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta polusi udara yang berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat.
Bendahara Umum Mapalasta, Wardhatul Aqhiroh Baking mengatakan, bagi-bagi masker tersebut merupakan upaya membantu masyarakat melindungi diri dari paparan asap dan polusi udara.
Menurutnya, kondisi kualitas udara yang semakin mengkhawatirkan mendorong Mapalasta bersama masyarakat Samata dan mahasiswa UIN Alauddin Makassar turun langsung membagikan masker kepada pengendara.
“Kami melihat kondisi udara saat ini sudah mengkhawatirkan. Makassar sudah memasuki tahap bahaya untuk udara yang dihirup, sehingga kami merasa perlu melakukan aksi nyata untuk membantu masyarakat,” ujar Wardhatul.
Aksi sosial itu digelar mahasiswa dengan menghentikan pengendara secara bergantian untuk memberikan masker secara langsung.
Sebanyak 500 masker disiapkan Mapalasta dan dibagikan kepada pengendara yang melintas di lokasi tersebut.
Wardhatul menyebut kegiatan itu mendapat respons positif dari para pengendara karena dinilai bermanfaat untuk melindungi diri saat beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang baik.
“Respons pengendara sangat baik karena memang mereka membutuhkan masker. Kami membagikannya satu per satu kepada pengendara yang melintas,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa kondisi udara yang memburuk tidak hanya dipengaruhi asap karhutla, tetapi juga polusi kendaraan bermotor dan cuaca kemarau yang memicu kekeringan.
Wardhatul mengungkapkan bahwa masyarakat di sekitar lokasi kegiatan juga menunjukkan antusiasme terhadap aksi sosial tersebut. Warga merasa senang dan terbantu dengan kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan.
“Alhamdulillah, warga antusias dan senang. Mereka merasa terbantu dengan kegiatan ini. Kami berharap masker yang dibagikan bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, Mapalasta berharap pembagian masker dapat membantu masyarakat mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
Wardhatul juga mengimbau masyarakat agar menggunakan masker ketika beraktivitas di luar rumah dan menghindari kebiasaan membakar sampah, serta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.
“Kami berharap masyarakat lebih menjaga kesehatan, menggunakan masker saat keluar rumah, dan mengurangi aktivitas di luar jika kondisi udara tidak baik. Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak membakar sampah agar polusi tidak semakin parah,” pungkasnya.
Penulis: Anca/Str
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
