14/10/2026

Majesty.co.id

News and Value

Serempet Mahasiswa Hingga Tewas, Sopir Truk di Gowa Menyerahkan Diri

3 min read
Kasat Lantas Polresta Gowa, AKP Hasan Fadhly mengungkapkan pihaknya telah mendapatkan informasi mengenai keberadaan sopir mobil truk maut tersebut.
Tangkapan layar. Mobil molen yang menyerempet mahasiswa di Jalan HM Yasin Limpo, Kabupaten Gowa. (Foto: Istimewa/Majesty.co.id/HO)

Majesty.co.id, Gowa — Sopir mobil truk di Gowa yang serempet mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Raihan Al Gifari, hingga meninggal dunia dikabarkan telah menyerahkan diri ke polisi.

Raihan disambar mobil truk jenis molen saat menuju kampus UIN Alauddin di Samata, Gowa, pada Selasa (6/10/2026).

Kasat Lantas Polresta Gowa, AKP Hasan Fadhly mengungkapkan pihaknya telah mendapatkan informasi mengenai keberadaan sopir mobil truk maut tersebut.

“Alhamdulillah dinda ada mukjizat almarhum, lawan dari tabrakan di UIN sudah dapat saya identifikasi sementara berada di rumah beliau,” kata Hasan Fadhly kepada Majesty.co.id, Selasa (13/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa pengemudi yang diduga terlibat kecelakaan itu sebelumnya diketahui sedang dalam perjalanan menuju ke Polresta Gowa.

Sementara itu, Raihan Al Gifari diketahui merupakan warga Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

Korban merupakan mahasiswa baru Program Studi Ilmu Falak, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Alauddin Makassar.

Hasan juga menyebut korban berasal dari keluarga yatim piatu.

“Almarhum orang palangga anak yatim-piatu kalau tidak salah dari sanajaka tadi,” ungkapnya.

Sebelumnya telah diberitakan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gowa, Sulawesi Selatan, masih menyelidiki kecelakaan lalu lintas yang menewaskan mahasiswa UIN Alauddin Makassar, Raihan Al Gifari.

Polisi kini berupaya menelusuri keberadaan mobil molen yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Kasat Lantas Polresta Gowa, AKP Hasan Fadhly mengatakan pihaknya tengah mencari rekaman kamera pengawas atau CCTV yang dapat memperlihatkan pergerakan kendaraan tersebut sebelum dan sesudah kejadian.

“Terkait lakalantas yang menimbulkan mahasiswa yang ada di depan UIN itu kami sedang berupaya untuk mencari bagaimana ada CCTV yang menyorot,” kata Hasan, Selasa (13/10/2026) saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, penyelidikan difokuskan pada penelusuran pergerakan mobil molen untuk mengungkap identitas kendaraan yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Hingga saat ini, polisi belum berhasil mengidentifikasi kendaraan yang dicari, termasuk jenis dan nomor polisi atau pelat kendaraannya.

“Sampai saat sekarang belum ada kami identifikasi kendaraannya ataupun jenis platnya,” ujarnya.

Meski terdapat sejumlah kasus lain yang menjadi perhatian kepolisian, ia memastikan penanganan kecelakaan yang menyebabkan korban luka berat hingga meninggal dunia tetap menjadi prioritas.

“Kita tetap berupaya walaupun mungkin ada beberapa kasus-kasus lain yang menonjol tapi kan kita tetap memprioritaskan korban-korban yang mengalami luka berat,” jelasnya.

Polisi berharap dapat segera menemukan petunjuk baru, baik melalui rekaman CCTV maupun bukti lain di sekitar lokasi kejadian, yang mengarah pada kendaraan yang terlibat.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ada bukti petunjuk yang bisa mengarah pada kendaraan dan dilawan tabrakannya saudara kita itu [mahasiswa],” tuturnya.

Lebih lanjut, Hasan menyebut kendaraan yang diduga menjadi lawan tabrakan korban belum diamankan karena penyidik masih mengumpulkan bukti dan petunjuk di lokasi kejadian.

“Untuk BB-nya itu lawannya belum kita amankan karena kita masih mencari alat-alat petunjuk di lokasi yang mengarah pada TKP terjadinya antara saudara almarhum,” ungkapnya.

Ia memastikan kepolisian akan menyampaikan perkembangan penyelidikan apabila ditemukan petunjuk baru yang dapat mengungkap kendaraan tersebut.

“Kalau ada perkembangan nanti kami update lagi,” pungkas Hasan.


Penulis: Anca/Str

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.