Gubernur Sudirman Angkat Satu Kampungnya Jadi Plh Sekprov Sulsel, Andi Winarno
2 min read
Kolase. Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan Plh Sekprov Andi Winarno Eka Putra. (Foto: Majesty.co.id/Sulselprov)
Majesty.co.id, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menunjuk Andi Winarno Eka Putra sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Provinsi. Winarno dan Sudirman sama-sama lahir di Bone alias satu kampung.
Sudirman memperkenalkan Andi Winarno sebagai Plh Sekprov Sulsel pada upacara Hari Kesaktian Pancasila, di Halaman Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kota Makassar, Kamis (1/10/2026).
“Bapak Plh Sekda yang saya hormati, pak Winarno,” ucap Andi Sudirman dikutip dari laman Sulselprov.go.id
Ando Winarno menjabat Plh Sekprov Sulsel saat usianya baru 45 tahun. Ia lahir 16 Juli 1981. Winarno merupakan alumni STPDN tahun 2005 atau angkatan 13.
Dihimpun dari berbagai sumber, Andi Winarno mengawali karier Aparatur Sipil Negara di Bone. Di Bumi Arung Palakka, Winarno mengabdi selama 14 tahun lebih.
Setelah di Bone, Andi Winarno ditarik ke Pemprov Sulsel sebagai Kepala Bidang dan Sekretaris Bapenda tahun 2019.
Saat itu, Bapenda Sulsel dipimpin mendiang kakak kandung Andi Sudirman, yaitu Andi Sumardi Sulaiman.
Setelahnya, karir Winarno terus menanjak. Pada 13 Mei 2023, Winardo dilantik sebai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistis Persandian Sulsel.
Pada 11 Agustus 2024, Andi Winarno diangkat menjadi Penjabat Bupati Kabupaten Bone saat usianya menginjak 43 tahun.
Saat ini, Andi Winarno merangkap sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulsel sejak dilantik pada 31 Oktober 2025.
Andi Winarno menjabat Plh Sekprov Sulsel setelah Jufri Rahman pensiun. Dengan usia 45 tahun, Winarno “melangkahi” banyak pamong senior Pemprov Sulsel dengan eselon jabatan yang sama.
Andi Sudirman tidak menjelaskan alasannya memilih Winarno sebagai Plh Sekprov Sulsel.
Pria kelahiran Bone 25 September 1983 itu hanya menyebut Plh Sekprov Sulsel bertugas untuk melanjutkan pekerjaan yang telah dirintis oleh Jufri Rahman.
Selain itu, ia menyampaikan bahwa keberadaan Plh membantu memastikan roda pemerintahan serta pelaksanaan program prioritas tetap berjalan dengan lancar di masa peralihan ini.
“Melanjutkan tugas-tugas yang telah diletakkan oleh Sekda sebelumnya dan membantu kami untuk bagaimana menjadi pamong tertinggi di Sulawesi Selatan,” kata Andi Sudirman usai upacara.
PEMBERITAHUAN HAK CIPTA: Seluruh konten yang dipublikasikan di Majesty.co.id dilindungi dan tidak diperkenankan untuk diambil, disalin, didistribusikan, dipublikasikan ulang, maupun digunakan untuk keperluan crawling atau pengindeksan otomatis oleh sistem AI tanpa izin tertulis dari Redaksi Majesty.co.id.
