30/06/2026

Majesty.co.id

News and Value

Appi Bawa Sejumlah Inovasi Makassar di Rakernas APEKSI 2026

4 min read
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Muhammad Roem, mengatakan Rakernas APEKSI merupakan agenda tahunan yang strategis bagi pemerintah kota.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi bersama Ketua Tim Penggerak PKK Makassar Melinda Aksa tiba di Medan untuk agenda Rakernas APEKSI 2026. (Foto: Diskominfo Makassar)

Majesty.co.id, Makassar – Kota Makassar kembali menunjukkan kiprahnya di tingkat nasional melalui keikutsertaan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 yang berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara.

Di bawah kepemimpinan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin alias Appi, Kota Makassar mengambil peran strategis melalui forum diskusi, Indonesia City Expo (ICE), hingga Karnaval Budaya Apeksi 2026.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Makassar, Muhammad Roem, mengatakan Rakernas APEKSI merupakan agenda tahunan yang strategis bagi pemerintah kota.

“APEKSI ini dilaksanakan setiap tahun. Di dalam rangkaian Rakernas terdapat berbagai forum tematik yang menjadi wadah berbagi praktik baik antar pemerintah kota,” kata Roem dalam keterangan tertulis, Selasa (30/6/2026).

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Menurutnya, dari total 98 pemerintah kota yang mengikuti Rakernas, Kota Makassar tidak hanya hadir dalam forum utama, tetapi juga aktif berpartisipasi sebagai narasumber pada sejumlah forum tematik, menghadirkan booth pada Indonesia City Expo, serta mempromosikan budaya dan produk unggulan daerah.

Roem menuturkan, Wali Kota Appi bersama Ketua TP PKK Kota Makassar hadir langsung mengikuti rangkaian kegiatan Rakernas APEKSI.

“Pak wali kota mengikuti agenda utama Rakernas bersama seluruh kepala daerah peserta untuk membahas penguatan sinergi antarkota dalam mendukung program prioritas nasional,” ujarnya.

Pada Forum Lingkungan Hidup yang digelar Selasa (30/6), Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Makassar Helmi Budiman dipercaya menjadi narasumber untuk memaparkan berbagai inovasi dan program pengelolaan lingkungan yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar.

Sementara itu, pada Forum Komunikasi Digital (KomDigi) yang berlangsung 1-2 Juli 2026, Muhammad Roem bersama perwakilan Diskominfo Kota Bandung akan menjadi pembicara membahas penguatan transformasi digital di daerah.

“Alhamdulillah, Diskominfo Makassar bersama Diskominfo Bandung dipercaya menjadi pembicara di Forum KomDigi pada tanggal 1 dan 2 Juli nanti,” terang Roem.

Selain Diskominfo dan Dinas Lingkungan Hidup, sejumlah perangkat daerah lainnya, termasuk Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), turut mengikuti forum sektoral sesuai bidang masing-masing.

Roem berharap momentum Rakernas APEKSI mampu memperkuat jejaring kerja sama antar pemerintah kota dalam mendukung pembangunan daerah dan target pembangunan nasional.

“Dengan pertemuan ini kami berharap terjalin kolaborasi dari berbagai kota di Indonesia untuk saling bersinergi dalam mencapai target-target nasional maupun mendukung berbagai program prioritas pemerintah,” harapnya.

Tak hanya aktif dalam forum diskusi, Pemerintah Kota Makassar juga menghadirkan booth pada Indonesia City Expo (ICE) yang berlangsung pada 1–3 Juli 2026 di Ballroom Hotel Santika Dyandra Medan.

Booth Kota Makassar menjadi etalase berbagai program unggulan pemerintah sekaligus sarana promosi potensi ekonomi kreatif, pariwisata, dan transformasi digital.

Tema utama yang diangkat adalah program unggulan Pemerintah Kota Makassar, yakni Tujuh Sapta Mulia, beserta berbagai inovasi pelayanan publik yang tengah dikembangkan.

Pengunjung dapat mengenal lebih dekat layanan digital LONTARA+ (Makassar Super Apps), program Mulia Berjasa, Iuran Sampah Gratis, konsep pengembangan Stadion Untia, Urban Farming, hingga berbagai program penataan kota.

“Semua program unggulan itu akan kami tampilkan di booth agar masyarakat dan pemerintah kota lain dapat melihat inovasi yang sedang dikembangkan Pemerintah Kota Makassar,” katanya.

Pemkot Makassar juga menggandeng Dekranasda Kota Makassar untuk mempromosikan berbagai produk kerajinan unggulan hasil karya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Beragam produk kriya khas Makassar serta kuliner unggulan daerah diperkenalkan kepada masyarakat dan delegasi dari berbagai kota sebagai bagian dari promosi ekonomi kreatif.

“Pemkot Makassar membawa berbagai hasil karya UMKM Makassar agar masyarakat Kota Medan maupun peserta APEKSI dapat merasakan langsung produk-produk unggulan Kota Makassar,” tutur Roem.

Selain itu, potensi sektor pariwisata Kota Makassar turut dipromosikan melalui materi visual, informasi destinasi wisata, serta berbagai program pengembangan kota yang ditampilkan di booth pameran.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, Pemerintah Kota Makassar akan ambil bagian dalam Karnaval Budaya APEKSI pada 2 Juli 2026. Delegasi Kota Makassar akan mengenakan pakaian adat sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Sulawesi Selatan kepada peserta dari seluruh Indonesia.

Roem berharap keikutsertaan Makassar dalam Rakernas APEKSI 2026 dapat memberikan kontribusi nyata bagi penguatan kerja sama antarkota sekaligus memperluas promosi potensi daerah di tingkat nasional.

“Kami berharap kehadiran Makassar pada APEKSI tahun ini memberikan warna tersendiri, baik melalui inovasi pemerintahan, promosi UMKM, pengembangan pariwisata, maupun pelestarian budaya,” tutupnya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.