Tower Gedung DPRD Sulsel Rampung, Dewan Koreksi Sempitnya Ruang Banggar
2 min read
Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif (kedua kiri) memimpin kunjungan lapangan ke gedung tower DPRD Sulsel yang direhabilitasi, Jumat (12/6/2026). (Foto: Majesty.co.id/Arya)
Majesty.co.id, Makassar – Proyek rehabilitasi atau perbaikan tower gedung DPRD Sulsel di Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, dinyatakan rampung.
Itu diketahui dari kunjungan anggota Komisi D DPRD Sulsel, Jumat (12/6/2026). Kunjungan lapangan ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif.
Gedung berlantai 9 harus diperbaiki setelah dirusak dan dibakar massa demonstrasi pada 31 Agustus 2025. Perbaikannya digarap oleh PT Hutama Karya (Persero).
Dalam kunjungannya, para anggota dewan mengecek lantai 2 tower yang merupakan ruang rapat Badan Anggaran atau Bbanggar DPRD Sulsel.
Di situ, anggota dewan menyoroti lebar ruang rapat banggar pasca rehabilitasi.
Ketua Komisi D DPRD Sulsel Kadir Halid menyebut,terjadi penyempitan dari kondisi sebelumnya.
“Pak ini ruangan tambah sempit. Sebelumnya lebarnya sampai sini,” tutur Kadir Halid di depan pihak Hutama Karya sambil menunjuk penanda lantai luas ruang rapat banggar.
Menanggapi itu, Manajer Engineering PT Hutama Karya untuk proyek ini, Rowo menyebut, pihaknya hanya menerima gambar atau desain bangunan dari pihak terkait.
“Kalau ukurannya, kami hanya menerima desainnya pak dari kementerian,” tutur Rowo di sela kunjungan Komisi D DPRD Sulsel.
Rowo memastikan progres proyek tower gedung DPRD Sulsel sudah mencapai 100 persen. Begitu juga dengan 7 item bangunan di kompleks perkantoran tersebut.
“Kalau progresnya kita sudah 100 persen. Jadi secara bangunan memang sudah 100 persen. Cuma kita menyisahkan pekerjaan minor seperti pembersihan,” tambah Rowo.
Selain tower gedung DPRD Sulsel, Hutama Karya juga menggarap gedung Badan Kehormatan, Ruang Aspirasi, Ruang Kasubag serta pos jaga satu dan dua.
Kemudian kantin DPRD Sulsel dan ruang logistik. Rehabilitas 8 bangunan ini dibiayai sepenuhnya oleh Kementerian Pekerjaan Umum atau PU.
Adapun gedung utama DPRD Sulsel, bakal dirubuhkan untuk dibangun kembali dengan desain baru. Proyek itu kata Kadir Halid, paling lambat dikerjakan awal 2027.
Gedung utama DPRD Sulsel menjadi tempat rapat paripurna, ruangan fraksi serta pimpinan dewan.
Gegara ludes dibakar massa, anggota DPRD Sulsel terpaksa berkantor sementara di kompleks Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel.
Selain Sufriadi Arif dan Kadir Halid, kunjungan tersebut juga diikuti Anggota Komisi D DPRD Sulsel Fraksi NasDem Muhammad Sadar dan Yosia Rinto.
Kemudian Lukman B Kady dari Fraksi Partai Golkar serta legislator Fraksi Gerindra Rusdin Tabi.
