29/04/2026

Majesty.co.id

News and Value

Gula Semut olahan PKK Bone Pute Luwu Timur Tembus Pasar Jakarta-Papua

2 min read
Dengan kapasitas produksi mencapai 40 kilogram per bulan, produk tradisional ini telah berhasil menembus berbagai pameran daerah.
Kolase foto. Gula Semut dan Gula Aren mini yang diproduksi Tim PKK Desa Bone Pute, Luwu Timur. (Foto: Majesty.co.id/Huzein)

Majesty.co.id, Luwu Timur – Produk gula semut dan gula aren mini dari Desa Bone Pute, Kecamatan Burau, Kabupaten Luwu Timur, kini semakin populer sebagai komoditas unggulan lokal.

Meski dikelola dalam skala rumah tangga, jangkauan pasar produk ini telah merambah hingga ke Papua dan Jakarta, serta menjadi incaran tamu-tamu perusahaan yang berkunjung ke wilayah Luwu Timur.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari program pemberdayaan masyarakat yang dilakukan secara konsisten guna menopang pendapatan warga setempat.

Dengan kapasitas produksi mencapai 40 kilogram per bulan, produk tradisional ini telah berhasil menembus berbagai pameran daerah dan mengantongi sertifikat halal untuk menjamin kepercayaan konsumen.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Ketua PPK Desa Bone Pute, Novika Firdaus, mengungkapkan bahwa tingginya permintaan dari luar pulau menjadi motivasi besar bagi kelompoknya untuk terus berkembang.

“Produk ini sudah dipesan dari Papua dan Jakarta. Bahkan tamu-tamu perusahaan yang datang biasanya juga mencari produk kami,” ujarnya pada Rabu (29/4/2026).

Saat ini, inovasi terus dilakukan dengan merencanakan produksi gula aren cair guna memenuhi permintaan dari sejumlah warung kopi di wilayah Wasuponda dan Wotu.

Kendati pasar kian terbuka lebar, para pelaku usaha tetap berkomitmen untuk mengutamakan kualitas dibandingkan sekadar mengejar kuantitas produksi dalam jumlah besar.

Novika berharap pencapaian produk gula aren ini dapat memicu munculnya inovasi-inovasi lain yang berbasis potensi desa di seluruh wilayah Luwu Timur.

“Harapan kami, dengan adanya produk ini, masyarakat lain juga termotivasi untuk berinovasi. Sehingga ke depan akan lahir lebih banyak produk khas Luwu Timur yang bisa dikenal luas,” tutupnya.

Kehadiran gula semut dan gula aren mini ini diharapkan mampu menjadi ikon baru oleh-oleh khas daerah.

Selain memperkuat identitas Luwu Timur, sektor ini diproyeksikan menjadi pilar penguat ekonomi lokal yang mampu bersaing di tingkat nasional.


Penulis: Huzein

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.