Ibas Terjunkan 4 Dokter Spesialis Obati Warga di Wilayah Terpencil Luwu Timur
2 min read
Bupati Kabupaten Luwu Timur Irwan Bachri Syam alias Ibas memasang rompi kepada dokter spesialis dalam acara peluncuran Spesialis Juara di Towuti, Minggu (26/4/2026). (Foto: Diskominfo Lutim)
Majesty.co.id, Luwu Timur – Warga yang sakit di wilayah terpencil Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan akan diobati oleh dokter spesialis yang disiapkan pemerintah.
Itu setelah Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam alias Ibas, meluncurkan program “Spesialis Juara”, berupa pelayanan dokter spesialis yang menyasar wilayah terpencil.
Peluncuran dokter spesialis Juara Luwu Timur digelar dalam kegiatan seremonial di halaman Puskesmas Mahalona, Kecamatan Towuti, Minggu (26/4/2026).
Ibas menyebut tujuan dokter spesialis di pendalaman tidak lain demi meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Luwu Timur.
“Program yang kita luncurkan ini merupakan program unggulan Pemerintah Daerah Kabupaten Luwu Timur yang lahir dari gagasan dan kolaborasi berbagai pihak di sektor kesehatan,” kata Ibas.
Sebagai tahap awal, Pemkab Luwu Timur menyiapkan empat dokter spesialis di Puskesmas Mahalona.
Terdiri dari dokter spesialis kandungan, spesialis ahli penyakit dalam, spesialis anak, serta spesialis penyakit dalam.
Wilayah Mahalona berada di tepian Danau Mahalona yang lokasinya di dekat batas Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan.
Ibas menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari Program Garda Sehat, yang menjadi payung bagi berbagai inovasi layanan kesehatan di Luwu Timur, seperti program satu ambulans satu desa serta berbagai program peningkatan mutu pelayanan kesehatan lainnya.
Ia juga mengapresiasi sinergi antara Dinas Kesehatan, rumah sakit daerah seperti RSUD I Lagaligo Wotu, rumah sakit swasta seperti RS Primaya Sorowako, serta dukungan perguruan tinggi dan para pegiat kesehatan yang turut berkontribusi dalam mewujudkan program tersebut.
“Melalui kolaborasi ini, kita berharap pelayanan kesehatan semakin merata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat hingga ke pelosok,” tambahnya.
Bupati Ibas pun berharap program Spesialis Juara dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat serta terus dikembangkan dengan inovasi dan kreativitas tenaga kesehatan guna memberikan pelayanan terbaik.
