20/04/2026

Majesty.co.id

News and Value

Manajemen Konstruksi Proyek Stadion Untia Makassar Dimulai

3 min read
Munafri Arifuddin, menyatakan bahwa pembangunan konstruksi fisik dan penimbunan lahan Stadion Untia ditargetkan mulai berjalan paling lambat pada pertengahan tahun ini.
Ilustrasi Stadion Untia Makassar. (Foto: Diskominfo Makassar)

Majesty.co.id, Makassar – Proyek pembangunan Stadion Untia di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, memasuki babak baru di awal tahun 2026.

Setelah menuntaskan legalitas lahan seluas 23 hektare pada tahun sebelumnya, Pemerintah Kota Makassar kini memulai tahapan konstruksi Stadion Untia yang lebih konkret.

Kepastian ini menyusul penandatanganan kontrak Manajemen Konstruksi (MK) Stadion Untia dengan pemenang tender, PT Ciriajasa Cipta Mandiri, pada Maret lalu.

Langkah ini menjadi titik krusial bagi percepatan pembangunan fisik stadion yang telah lama dinantikan masyarakat.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyatakan bahwa pembangunan konstruksi fisik dan penimbunan lahan Stadion Untia ditargetkan mulai berjalan paling lambat pada pertengahan tahun ini.

“With adanya pemenang tender MK, dan tanda tangan kontrak, maka pembangunan konstruksi fisik serta penimbunan lahan stadion bisa kita kerjakan secepatnya pertengahan tahun ini,” ujar Munafri Arifuddin, Senin (20/4/2026).

Munafri menekankan bahwa meski terkesan perlahan, pemerintah memilih jalur yang terukur untuk memastikan proyek tidak bermasalah kemudian hari.

Seluruh prasyarat mulai dari feasibility study (FS), Amdal, hingga Andalalin telah dirampungkan secara paralel.

“Dengan ada pemenang MK-nya, artinya ada progres yang kita lakukan. Karena semua proses sudah sesuai standar aturan. Kami optimistis pembangunan Stadion Untia dapat segera terealisasi sebagai infrastruktur olahraga representatif,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Zuhaelsy Zubir, menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengebut penyusunan dokumen teknis dan administrasi sebagai dasar lelang konstruksi fisik.

Alokasi anggaran fisik untuk tahun 2026 sendiri mencapai sekitar Rp124 miliar.

“Sekarang, proses persiapan administrasi dan dokumen fisik terus kami lakukan agar pembangunan stadion segera berlanjut ke tahap konstruksi di tahun 2026 ini. Insya Allah kita tuntaskan dokumen bulan ini,” jelas Zuhaelsy Zubir.

Zuhaelsy menambahkan, proses tender konstruksi fisik dijadwalkan mulai pada awal Mei mendatang dengan durasi sekitar 30 hingga 45 hari. Jika berjalan lancar, kontrak kerja fisik ditargetkan efektif pada akhir Juni atau awal Juli 2026.

“Jika tidak ada hambatan, maka pada akhir Juni atau awal Juli sudah dapat memasuki tahap kontrak. Anggaran Rp124 miliar tersebut mencakup pekerjaan awal, termasuk pematangan lahan seperti penimbunan kawasan,” ungkapnya.

Mengenai peserta tender fisik nanti, Dinas PU menegaskan tidak ada pembatasan khusus bagi perusahaan yang ingin berpartisipasi, namun kriteria teknis akan sangat ketat mengingat standar pembangunan mengacu pada regulasi FIFA.

“Semua memiliki kesempatan yang sama. Namun, karena ini proyek besar, tentu perusahaan yang ikut harus memiliki kapasitas, pengalaman, dan kompetensi yang memadai,” tutup Zuhaelsy Zubir.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.