08/04/2026

Majesty.co.id

News and Value

Gubernur Sulsel Respons Kritik Netizen: Silakan Saja, Tapi Kita Bersengketa di Akhirat

3 min read
Soal sengketa di akhirat disampaikan Andi Sudirman Sulaiman saat berpidato pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-696 Kabupaten Bone.
Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan pidato pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-696 Kabupaten Bone, Senin (6/4/2026). (Foto: Tangkapan layar/Youtube Dinas Kebudayaan Bone)

Majesty.co.id, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman mengaku menerima setiap kritik terkait kinerjanya selama satu tahun terakhir bersama wakil gubernur Fatmawati Rusdi.

Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, dirinya memilih sabar mendengar atau membaca kritik yang dilayangkan pengguna internet atau netizen.

Bagi Andi Sudirman, kritikan yang ditujukan kepadanya sebagai sesuatu yang membangun dalam mengurus Sulsel.

Hal itu disampaikan Andi Sudirman Sulaiman saat berpidato pada peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-696 Kabupaten Bone, Senin (6/4/2026).

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Saya banyak sabar saja kalau ada netizen dan sebagainya, itu adalah kritik membangun bagi kami. Saya sampaikan, saya bukan pemain yang kemudian bisa men-tiktok-tiktok atau apa namanya, tentong-tentong dengan sesuatu kritikan,” tutur Andi Sudirman dalam tayangan live Youtube peringatan HUT ke-696 Bone.

Di sisi lain, Andi Sudirman justru mempersilakan netizen untuk mengkritik. Baik orang yang dia kenal, maupun tidak.

Pria 42 tahun itu mengeklaim setiap kritikan tersebut akan menjadi “sengketa” di akhirat kelak. Ia memilih membalas kritik dengan doa yang baik.

“Silakan saja [kritik]. Yang kenal dengan saya dan tidak kenal, tidak ada masalah. Tapi yang pasti, kita akan bersengketa di akhirat,” kata Andi Sudirman.

“Saya sampaikan, kita akan bersengketa di akhirat. Kenapa? saya akan diam, tapi saya akan mendoakan yang terbaik untuk sampeyan. Kenapa, doa terbaik katanya Insya Allah akan baik,” tegas Sudirman.

Mantan Wakil Gubernur Sulsel ini meyakini, hanya ada dua pembalasan di hari akhir, yaitu pembalasan setimpal atau doa yang baik.

Andi Sudirman mengaku mendoakan pengkritik, seraya fokus pada tugasnya sebagai Gubernur Sulsel.

Dibanding membalas kritikan, Sudirman memilih memperbaiki apa yang jadi sorotan negatif publik.

Ia meminta masyarakat memberi kesempatan dirinya bersama Fatmawati Rusdi untuk bekerja.

“Biarkan kami, berikan kesempatan kami untuk bekerja, kami ambil pekerjakan, silakan kalau mau ambil ceritanya. Kami tidak bisa, kami hanya bisa untuk memperbaiki pekerjaan kami,” kata Andi Sudirman.

Meski begitu, Andi Sudirman menandaskan tugasnya tidak mudah di tengah banyaknya kritik.

Ia mengakun setiap hari merongrong pimpinan organisasi perangkat daerah untuk bekerja demi terlaksananya program.

“Kritikan adalah kritikan membangun tapi tidak mudah. Saya sampaikam kepada forkopimda kepada pimpinan, luar biasa setiap hari kami rongrong untuk membangun kami,” tandas Andi Sudirman.

Selain soal kritikan, Andi Sudirman dalam pidatonya juga memaparkan sejumlah gagasan untuk Bone. Salah satunya yang ia tekankan adalah pembebasan lahan landasan pacu bandara.

Sudirman juga berbicara mengenai rencana pembangunan Sekolah Taruna Nusantara serta memaparkan proyek infrastruktur yang sedang terlaksana.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.