09/02/2026

Majesty.co.id

News and Value

Rekor Dunia! Ular Piton Terpanjang yang Pernah Diukur Ditemukan di Maros

2 min read
Ular raksasa yang dijuluki "Ibu Baron" atau The Baroness ini pertama kali ditemukan pada akhir tahun 2025.
Petugas dari Guinness World Records bersama warga mengukur panjang ular piton yang ditemukan di Kabupaten Maros. (Foto: X/GWR)

Majesty.co.id, Maros — Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Seekor ular sanca kembang (reticulated python) betina yang ditemukan di wilayah ini resmi dinobatkan sebagai ular liar terpanjang di dunia oleh Guinness World Records.

Ular raksasa yang dijuluki “Ibu Baron” atau The Baroness ini pertama kali ditemukan pada akhir tahun 2025.

Setelah melalui proses verifikasi yang ketat, tim ahli melakukan pengukuran resmi pada Minggu (18/1/2026).

Hasilnya, Ibu Baron tercatat memiliki panjang mencapai 7,22 meter (23 kaki 8 inci) dari ujung kepala hingga ekor dengan berat 96,5 kilogram.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Rekor Terakurat dalam Sejarah

Mengutip Pihak Guinness World Records (GWR) melalui akun X atau Twitter resminya pada Minggu (8/2/2026), menyatakan bahwa Ibu Baron adalah ular liar dengan pengukuran paling andal dan akurat yang pernah tercatat.

Angka 7,22 meter ini mengalahkan berbagai klaim panjang ular liar sebelumnya yang seringkali sulit dibuktikan secara ilmiah.

Panjang Ibu Baron melampaui ular liar yang sebelumnya diukur secara resmi di Kalimantan Timur pada tahun 1999.

Habitat Karst Maros Jadi Kunci

Penemuan ini semakin mempertegas status kawasan karst Maros sebagai salah satu titik keanekaragaman hayati paling penting di dunia.

Kawasan pegunungan kapur yang kaya akan gua dan sumber air menyediakan habitat ideal bagi predator puncak seperti piton retikulata untuk tumbuh hingga ukuran maksimal tanpa gangguan manusia.

Kabar ini pun langsung memicu perhatian dunia internasional terhadap upaya konservasi di Sulawesi Selatan.

Para ahli biologi memperkirakan Ibu Baron telah hidup selama puluhan tahun di belantara Maros sebelum akhirnya ditemukan.

Pihak berwenang setempat diharapkan dapat berkoordinasi dengan lembaga konservasi untuk memastikan keamanan habitat asal Ibu Baron.

Penemuan ini diharapkan tidak hanya menjadi catatan rekor dunia, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga ekosistem hutan dan karst di Sulawesi.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.