Kapal Ikan Meledak di Pelabuhan Paotere Makassar, 9 Korban Dibawa ke RS
2 min read
Proses evakuasi nelayan korban kapal ikan yang meledak di Pelabuhan Paotere, Kota Makassar, Selasa (3/2/2026). (Foto: Humas BPBD Makassar)
Majesty.co.id, Makassar — Insiden ledakan mesin kapal mengguncang kawasan Pelabuhan Paotere, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Selasa (3/2/2026) pagi.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.00 WITA tersebut mengakibatkan sembilan orang nelayan menjadi korban luka bakar di Pelabuhan Paotere.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, ledakan kepal nelayan terjadi secara tiba-tiba di tengah aktivitas pembongkaran ikan.
“Suara ledakan keras yang bersumber dari mesin kapal tersebut seketika memicu kobaran api yang menyambar para pekerja di sekitarnya,” ujar Kepala BPBD Makassar melalui Penanggung Jawab Laporan, Dandru Alpha Alam Sila dalam keterangan tertulis.
Sembilan korban yang seluruhnya berjenis kelamin laki-laki telah dievakuasi ke RS Angkatan Laut Jala Ammari Kodamar VI Makassar.
BPBD Makassar telah berkoordinasi dengan tim medis dan unsur terkait untuk memantau perkembangan kondisi para korban.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti ledakan mesin kapal tersebut masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian dan otoritas pelabuhan. Tim gabungan telah berada di lokasi untuk melakukan pendataan serta mengamankan area kejadian.
BPBD Kota Makassar mengeluarkan imbauan keras bagi para pelaku aktivitas di pelabuhan agar lebih memperhatikan standar keselamatan kerja.
“Masyarakat, khususnya pelaku aktivitas di kawasan pelabuhan, diminta meningkatkan kewaspadaan dan rutin memperhatikan kondisi mesin serta bahan mudah terbakar guna mencegah kejadian serupa,” tulis BPBD dalam rilis resminya.
Aktivitas di Pelabuhan Paotere sempat terganggu sesaat pasca-kejadian, namun kini perlahan mulai kembali normal di bawah pengawasan petugas keamanan.
Berikut identitas dan rincian kondisi korban berdasarkan data BPBD Makassar:
Korban Luka Berat
1. Daeng Gassing (37 tahun)
2. Daeng Lanti’ (60)
3. Rusli Daeng Ngewa (45)
4. Daeng Rahmat (44)
5. Daeng Itung (35)
6. Ardi (16)
7. Putra (16)
8. Risanga Daeng Gadding (65).
Korbab Luka Ringan
9. Daeng Tangga (65).
