Muhammad Ridwan, Satu Angkatan Ketum Menguat Pimpin GP Ansor Sulsel
2 min read
Kandidat Ketua Wilayah GP Ansor Sulsel, Muhammad Ridwan. (Foto: Istimewa/HO)
Majesty.co.id, Makassar — Arus dukungan terhadap Muhammad Ridwan untuk maju sebagai calon Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sulawesi Selatan semakin solid.
Sejumlah Ketua Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor dari berbagai kabupaten-kota secara terbuka menyatakan komitmennya mendorong Muhammad Ridwan maju pada Konferensi Wilayah (Konferwil) GP Ansor Sulsel.
Muhammad Ridwan, yang saat ini menjabat sebagai Ketua PC GP Ansor Bantaeng, dinilai oleh sejumlah pengurus sebagai kader yang tumbuh melalui proses kaderisasi yang utuh.
Rekam jejaknya dianggap merepresentasikan kesinambungan kepemimpinan nasional, mengingat ia merupakan alumni PKN Angkatan VI—satu angkatan alias leting dengan Ketua Umum atau Ketum PP GP Ansor, Addin Jauharuddin.
Para Ketua PC lintas daerah melihat Ridwan sebagai figur pemersatu yang memiliki kemampuan konsolidasi struktural yang mumpuni serta keteguhan ideologis.
“Dukungan ini bukan sekadar dukungan personal, melainkan ikhtiar kolektif untuk menghadirkan kepemimpinan wilayah yang kuat dalam arah gerak dan tegas dalam keputusan, namun tetap berpijak pada nilai tawadhu dan khidmah,” tegas perwakilan Ketua PC dalam pernyataan resminya, dikutip Minggu (25/1/2026).
Menanggapi dukungan tersebut, Muhammad Ridwan menyampaikan rasa syukur dan menegaskan bahwa dirinya siap memimpin GP Ansor Sulsel dengan penuh tanggung jawab.
Baginya, kepemimpinan di Ansor adalah ruang pengabdian, bukan sekadar ambisi pribadi.
“Dukungan ini saya maknai sebagai amanah bersama. Jika Allah berkehendak, saya berkomitmen menjaga persatuan, memperkuat kaderisasi, dan menggerakkan Ansor Sulawesi Selatan agar tetap setia pada khittah perjuangan NU,” ujar Muhammad Ridwan.
Dukungan ini disebut lahir dari pertimbangan objektif atas kebutuhan mendesak PW GP Ansor Sulsel akan kepemimpinan yang kokoh, terarah, dan berwibawa di tengah tantangan sosial keumatan saat ini.
