Korban Kedua Pesawat ATR Ditemukan Meninggal Dunia di Jurang Sedalam 500 meter
2 min read
Proses pencarian korban dan serpihan pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Pangkep. (Foto: Instagram/basarnas)
Majesty.co.id, Pangkep – Korban kedua jatuhnya Pesawat ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulsel, ditemukan Tim SAR gabungan dalam kondisi meninggal dunia.
“Sementara yang sudah kita temukan dalam kondisi mayat delta,” kata Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI Muh Syafii di kantor Basarnas Makassar, Senin (19/1/2026).
Korban kedua pesawat ATR 42-500 yang ditemukan berjenis kelamin perempuan. Saat ini, proses evakuasi menuju posko utama pencarian masih dilakukan.
Syafii menyebut, korban kedua ditemukan pada pukul 14.20 WITA disekitar tebing Gunung Bulusaraung.
“Saya ingin sampaikan bahwa lokasi kejadian berada dalam kondisi tebing yang sangat terjal dan curam. Begitu juga dengan kedalaman korban diperkirakan ada di kedalaman 500 meter dari puncak,” ungkapnya.
Sementara ini, kata Syafii upaya pencarian dan evakuasi para korban masih terus berlangsung dengan menggunakan berbagai metode, termasuk melibatkan masyarakat setempat.
“Kita menunggu tim rescuer darat untuk bisa mendekat. Kita sudah melibatkan juga dengan potensi kita melibatkan masyarakat yang tahu persis jalur untuk mendekat. Dan ini kalau misalkan kita menggunakan jalur darat memang membutuhkan proses waktu,” jelasnya.
“Saya sampaikan bahwa untuk menentukan identitas dari korban tentunya bukan dari kita. Yang ingin saya sampaikan saat ini sedang dalam upaya proses evakuasi. Nanti mungkin persisnya dari DVI,” katanya.
Sehari sebelumnya, Tim SAR menemukan satu korban pertama jatuhnya pesawat ATR 42-500 berjenis kelamin laki-laki.
Korban pertama ditemukan 200 meter dari lokasi serpihan pesawat milik Indoensia Air Transport tersebut.
Proses evakuasi oleh Tim SAR gabungan terkendala cuaca buruk dan medal yang sangat terjal.
