Pelatih Bali United Bicara 5 Laga Tak Kalah, Kontras dengan PSM
2 min read
Pelatih Bali United Johnny Jansen memimpin latihan resmi timnya menjelang pertandingan pekan ke-17 Super League melawan PSM Makassar di Stadion Gelora B.J Habibie, Kota Parepare, Kamis (8/1/2026). (Foto: Istimewa)
Majesty.co.id, Parepare – Bali United siap menghadapi perlawanan tuan rumah PSM Makassar pada pekan ke-17 Super League di Stadion Gelora B.J Habibie, Kota Parepare, Jumat (9/1/2026).
Tim asuhan Johnny Jansen menatap laga versus PSM Makassar dengan penuh percaya diri. Bali United termotivasi melanjutkan tren 5 laga tanpa kekalahan, bahkan clean sheat alias tak kebobolan.
“Kita dalam kondisi yang baik juga setelah 5 pertandingan kita tidak kebobolan bola,” kata Johnny Jansen dalam konferensi pers jelang PSM Vs Bali United di Parepare, Kamis (8/1/2026).
Dalam 5 pertandingan terakhir, Bali United mengemas 3 kemenangan dan dua hasil imbang. Pekan lalu, Serdadu Tridatu menggilas Arema FC 1-0.
Meski berbekal hasil positif, Jansen tak memandang remeh tuan rumah PSM. Ia menyebut, laga pamungkan putaran pertama Super League akan terasa berat.
“Menurut saya ini besok akan menjadi pertandingan yang berat buat kita juga
Karena PSM adalah tim yang sangat bagus. Jadi harapannya besok bisa bermain bagus,” jelas juru taktik asal Belanda ini.
Di sisi lain, tuan rumah Juku Eja dalam kondisi terpuruk setelah 3 kekalahan beruntun. PSM ditekuk Persib Bandung, Malut United dan teranyar Borneo FC.
Dalam liga laga terakhir, PSM kebobolan 8 gol dan mencetak enam gol. Fakta itu sangat jomblang dibanding Bali United.
Kemenangan teranyar tim asuhan Tomas Trucha terjadi saat laga tandang melawan Persis Solo, pada 29 November 2025. Kala itu, PSM menang 4-3.
Melawan Bali United, Trucha meminta anak asuhnya bisa memaksimalkan peluang untuk menciptakan gol. Gagal memaksimalkan kesempatan diakui menjadi kelemahan PSM.
“Ketika kami menganalisis permainan kami, kami memiliki banyak kesempatan. Kami memiliki banyak set pieces, corners, free kicks. Kami memiliki banyak touches di box.
Kami harus menggunakannya untuk menangani gol,” kata Trucha.
Dengan penguasan bola dan memaksimalkan peluang, Trucha berharap timnya bisa memutus tren buruk lima laga tanpa kemenangan.
Senada, bek PSM Syahrul Lasinari menganggap duel melawan Bali United ibarat partai final yang harus dimenangkan.
“Kami pemain, akan menjadikan final untuk pertandingan besok. Karena
hanya dengan kemenangan, kami bisa memutus hasil-hasil buruk dari pertandingan-pertandingan sebelumnya,” tutur Syahrul Lasinari dalam konferensi pers, Kamis kemarin.
