13/01/2026

Majesty.co.id

News and Value

Luwu Timur Luncurkan PANDU JUARA, Tiap Desa Dapat Dana Rp2 miliar

3 min read
PANDU JUARA hadir sebagai strategi besar Pemkab Luwu Timur untuk memperkuat desa melalui pemanfaatan potensi lokal.
Bupati Luwu Timur Irwan Bachri Syam alias Ibas meletakkan batu pertama pembangunan pabrik gabah sebagai rangkaian awal program PANDU JUARA di Desa Balaikembang, Kecamatan Mangkutana. (Foto: Majesty.co.id/Huzein)

Majesty.co.id, Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Sulsel, meluncurkan program “PANDU JUARA” atau Pembangunan Desa Unggul, Maju dan Sejahtera.

Peluncuran PANDU JUARA digelar di lahan sawit BPP Mangkutana, Desa Balaikembang, Kecamatan Mangkutana, Luwu Timur, Jumat (26/12/2025).

PANDU JUARA hadir sebagai strategi besar Pemkab Luwu Timur untuk memperkuat desa melalui pemanfaatan potensi lokal, dengan tujuan mendorong kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat desa.

Melalui program ini, Pemkab Luwu Timur mengalokasikan anggaran fantastis sebesar Rp2 miliar per desa kepada 33 desa percontohan.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Dana tersebut akan dikelola secara profesional oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bersama BUMDesma, sebagai motor penggerak ekonomi desa.

PANDU JUARA mengusung lima komoditas unggulan yang dikenal sebagai “The Great 5 Commodities”, yakni Ayam Petelur, Beras untuk kedaulatan pangan.

Selain itu, Kakao sebagai “emas hitam” kebanggaan daerah Luwu Timur dan Ikan bandeng sebagai simbol kejayaan wilayah pesisir Luwu Timur.

Selain itu, PANDU JUARA juga mengusung Buah-buahan sebagai episentrum produk hortikultura unggulan.

Bupati Luwu Timur Irwan Bachri syam alias Ibas menjelaskan PANDU JUARA merupakan program satu-satunya di tingkat kabupaten yang terintegrasi langsung dengan program presiden dan gubernur, sekaligus menjadi program strategis bagi Kementerian Desa.

“Ada lima potensi unggulan yang kita kick off hari ini. Sebanyak 33 desa kita tetapkan sebagai desa percontohan. Insya Allah, di awal tahun depan program ini sudah mulai berjalan, baik dari sisi proses, administrasi, hingga infrastrukturnya,” ujar Ibas.

Ia menambahkan, seluruh skema pelaksanaan telah disiapkan secara matang, mulai dari tahapan administrasi, kunjungan lapangan, study banding, hingga peran besar BUMDes dalam proses pengolahan

Tak hanya itu, Koperasi Merah Putih juga akan dilibatkan sebagai ujung tombak dalam pemasaran produk-produk unggulan desa, sehingga hasil produksi desa memiliki akses pasar yang jelas dan berkelanjutan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung sehingga program ini bisa kita kick off hari ini. Harapan kita, PANDU JUARA menjadi gerakan bersama untuk seluruh masyarakat desa,” tambahnya.

Peluncuran PANDU JUARA juga dirangkaikan dengan groundbreaking pembangunan Pabrik Gabah BUMDesma Lumbung Dewi Sri Juara, yang berkapasitas produksi 6 ton beras per jam.

Pabrik ini dibangun di lokasi yang sama, yakni lahan sawit BPP Mangkutana, Desa Balaikembang.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Luwu Timur, Kapolres Luwu Timur, jajaran pimpinan OPD, para camat, kepala desa, ketua BUMDes, pengurus Koperasi Merah Putih, serta tokoh masyarakat.

Peluncuran PANDU JUARA menjadi sinyal kuat bahwa Luwu Timur serius menjadikan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru, bukan sekadar objek pembangunan.


Penulis: Huzein

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.