13/01/2026

Majesty.co.id

News and Value

APEKSI Outlook 2025, Aliyah bicara Program MULIA Makassar

2 min read
APEKSI Outlook 2025 menjadi forum strategis bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk memperkuat kolaborasi antar daerah.
Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham (kiri) di lokasi APEKSI Outlook di Bandar Lampung. (Foto: Humas Diskominfo Makassar)

Majesty.co.id, Bandar Lampung — Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, mengikuti rangkaian kegiatan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Outlook 2025 yang digelar di Bandar Lampung, Sabtu (20/12/2025).

APEKSI Outlook 2025 menjadi forum strategis bagi pemerintah kota se-Indonesia untuk memperkuat kolaborasi antar daerah dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan perkotaan pada tahun 2026.

Rangkaian APEKSI Outlook 2025 diawali dengan agenda Begawi Jejama Wali Kota yang mempertemukan kepala daerah dengan pelaku UMKM dan masyarakat Kota Bandar Lampung.

APEKSI Outlook ini menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kota, masyarakat, dan pelaku usaha sebagai fondasi penguatan ekonomi lokal lintas daerah.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Dalam kesempatan tersebut, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan bahwa Pemerintah Kota Makassar terus mendorong pembangunan inklusif melalui Program MULIA Makassar.

Program MULIA Makassar berfokus pada penguatan layanan publik, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Melalui Program MULIA Makassar, kami mendorong kolaborasi antarkota untuk memperkuat UMKM, memperluas akses layanan publik, dan menghadirkan pembangunan yang berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat,” ujar Aliyah Mustika Ilham.

Ketua FKPPI Sulsel ini menegaskan bahwa APEKSI merupakan wadah strategis bagi pemerintah kota untuk bertukar gagasan, berbagi praktik baik, serta menyelaraskan kebijakan pembangunan perkotaan yang adaptif dan berkelanjutan.

Selanjutnya, Aliyah Mustika Ilham mengikuti Mayors Talk bertema Refleksi Akhir Tahun 2025, Tantangan Tahun 2026.

Diskusi tersebut menjadi ajang penyelarasan strategi kebijakan perkotaan, inovasi pelayanan publik, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang kolaboratif melalui pembelajaran antardaerah.

“Refleksi bersama ini menjadi bekal penting untuk memperkuat implementasi Program MULIA Makassar sekaligus menyusun kebijakan yang lebih responsif terhadap tantangan pembangunan di tahun 2026,” tambahnya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.