PSM Vs Malut United, Duel Tim dengan Masalah Serupa
3 min read
Duel udara. Pemain PSM Makassar Matheus Silva menyundul bola dibayangi pemain Malut United dalam laga pekan ke-32 Liga 1 di Stadion Gelora B.J. Habibie, Kota Parepare, Sabtu (10/5/2025). (Foto: Instagram/psm_makassar)
Majesty.co.id, Parepare — PSM Makassar akan menjamu Malut United FC pada laga pekan ke-15 Super League di Stadion Gelora B.J. Habibie, Parepare, Minggu (21/12/2025).
Baik tuan rumah PSM maupun Malut United, menghadapi pertandingan ini dengan persoalan serupa, yakni kehilangan pemain kunci akibat sanksi.
Malut United datang ke markas PSM setelah menjalani laga berat menghadapi Persib Bandung pada pekan sebelumnya.
Laskar Kie Raha kalah 0-2 dan langsung melanjutkan persiapan tanpa jeda libur.
“Kita tahu bahwa kita kesini lawan kita adalah PSM Makassar. Tapi target kita kesini adalah mendapatkan tiga poin. Meskipun persiapan singkat, tapi kami berharap semuanya dimudahkan dan hasil bagus,” ujar pemain Malut United, Taufik, dalam sesi prematch press conference di Parepare, Sabtu (20/12/2025).
Pernyataan tersebut ditegaskan pelatih Malut United, Hendri Susilo. Ia menyebut timnya telah mempersiapkan pertandingan dengan maksimal meski waktu persiapan terbatas.
“Semoga apa yang telah kita rancang, apa yang kita latih, bisa berjalan dengan baik. Tapi dalam sepakbola itu banyak aspek, banyak kemungkinan-kemungkinan. Dan semua itu telah kita persiapkan untuk pertandingan besok (sore nanti),” kata Hendri.
Pada laga ini, Malut United dipastikan tampil tanpa dua pemain andalan, Yakob Sayuri dan Gustavo Franca, yang harus absen karena sanksi. Kondisi tersebut membuat kekuatan tim sedikit berkurang.
Situasi serupa juga dialami PSM Makassar yang tidak dapat menurunkan Akbar Tanjung dan Aloisio Soares Neto.
“Kurang lebih sama masalahnya. PSM dan Malut United sama-sama kehilangan palang pintu,” ujar Hendri.
Meski demikian, Hendri meyakini pertandingan akan tetap berlangsung menarik karena kedua tim sama-sama mengincar poin penuh.
“Tapi saya pikir pertandingan besok akan ramai. PSM saya yakin tidak mau kalah dan kita juga mau cari poin disini. Semoga besok perjalanan pertandingan itu menarik, menghibur dan lancar. Apapun hasilnya inilah sepakbola, kita harus respek,” lanjutnya.
Sementara itu, pelatih PSM Makassar, Tomas Trucha, menilai laga melawan Malut United sebagai pertandingan terberat sejak dirinya menangani Juku Eja.
“Setelah saya cek lebih dalam lagi pertandingan-pertandingan mereka, saya pikir mereka adalah tim yang sangat bagus. Ini akan menjadi pertandingan terberat untuk kami,” ungkap Tomas Trucha.
Pelatih asal Republik Ceko tersebut mengaku telah menganalisis kekuatan Malut United secara menyeluruh.
Menurutnya, Laskar Kie Raha dihuni pemain-pemain berpengalaman dan memiliki motivasi tinggi.
“Saya lihat mereka adalah tim campuran dari eks Persib dan PSM Makassar yang berada di sini musim-musim sebelumnya. Mereka adalah pemain-pemain yang selalu lapar untuk menunjukkan permainan terbaik, selalu termotivasi dan mereka tahu caranya bermain,” jelasnya.
Meski menyadari laga tidak akan mudah, Tomas memastikan anak asuhnya siap tampil maksimal, terlebih PSM sedang dalam tren positif pada empat pertandingan terakhir.
“Jadi untuk pertandingan ini, saya kira kami harus bisa memberikan yang terbaik. Hanya dengan attitude yang bagus, kami bisa mendapatkan hasil yang bagus juga,” pungkas Tomas.
