Disangka Intel, Pria Tewas Diamuk Massa Demo di Makassar Ternyata Ojol
2 min read
Tangkapan layar. Rusdamdiansyah pengemudi Ojol yang meninggal dunia diamuk massa pendemo. (Foto: Instagram/_rusdamdiansyah)
Majesty.co.id, Makassar – Seorang pria tewas diamuk massa di depan Kampus Universitas Muslim Indonesia (UMI), Kota Makassar, pada Jumat (29/8/2025).
Belakangan diketahui korban merupakan pengemudi ojek online (Ojol) Grab bernama Rusdamdiansyah (25 tahun), yang akrab disapa Dandi.
Korban meninggal dunia setelah dirujuk ke RS Kemenkes di kawasan CPI Makassar usai mendapat perawatan awal di RS Ibnu Sina.
Grab Indonesia membenarkan bahwa Dandi adalah Ojol yang telah bergabung selama tujuh tahun.
“Dengan penuh duka, kami membenarkan bahwa sosok yang berpulang dalam insiden di Makassar semalam (29 Agustus 2025) adalah Mitra Pengemudi kami, Almarhum Rustamdiansyah (Dandi),” tulis unggahan resmi akun Instagram @grabid, Sabtu (30/8/2025).
Disangka Intel, Dikeroyok Massa
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Makassar, M. Fadli Tahur, menegaskan peristiwa yang menimpa Dandi berbeda dengan kerusuhan yang melanda Kantor DPRD Kota Makassar.
“Jadi itu yang satu itu (Rusdamdiansyah) sebetulnya bukan rangkaian daripada (kerusuhan) DPRD Kota Makassar. Dia tempatnya terpisah, dia itu korban demo di depan UMI,” jelasnya.
Ia menyebut, korban diduga sebagai intel oleh massa hingga menjadi sasaran pengeroyokan.
“Dikirain (intel) mungkin, saya tahunya itu karena mereka minta bantuan untuk diantar dari rumah duka ke pemakaman,” tambah Fadli.
Dandi diketahui merupakan warga Jalan Urip Sumoharjo, Lorong 501, Kota Makassar.
Deretan Korban Jiwa Demo Rusuh Makassar
Rusdamdiansyah menambah daftar korban meninggal dunia dalam gelombang protes yang dipicu tewasnya pengemudi ojol Affan Kurniawan di Jakarta.
Sebelumnya, tiga aparatur sipil negara (ASN) Pemkot Makassar tewas saat Gedung DPRD Kota Makassar dibakar massa pada Jumat malam (29/8/2025).
Adapun identitas korban meninggal dunia saat pembakaran gedung DPRD Makassar yaitu, Muhammad Akbar Basri, Fotografer Humas dan Protokol DPRD Makasssar.
Kemudian, Saiful Akbar, Kepala Seksi Kesra Kecamatan Ujung Tanah. Ia hadir mengikuti rapat paripurna di DPRD Makassar.
Korban disebut melompat dari gedung untuk selamatkan diri. Satu lainnya adalah Sarinawati, staf Anggota DPRD Makassar, meninggal di dalam gedung.
Sementara lima korban luka ringan dan berat masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Penulis: Suedi