24/08/2026

Majesty.co.id

News and Value

Bawaslu Klarifikasi Sekda Takalar atas Dugaan Kampanyekan Anak Jokowi

3 min read

Sekda Takalar Muhammad Hasbi diduga mengampanyekan cawapres Gibran Rakabuming Raka pada acara Rembuk Guru beberapa waktu lalu. (Foto: Istimewa)

Sekda Takalar Muhammad Hasbi pada acara rembuk guru lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Takalar, Rabu (10/1/2024). (Foto: Jurnal Sepernas)

Majesty.co.id, Takalar – Sekretaris Daerah atau Sekda Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Muhammad Hasbi memenuhi panggilan Bawaslu Takalar sebagai terlapor dugaan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) setelah videonya viral diduga mengampanyekan Cawapres Gibran Rakabuming Raka.

Hasbi diklarifikasi dalam kapasitasnya sebagai terlapor di ruang Sentra Gakkumdu Kantor Bawaslu Takalar, Kamis (1/2/2024). Proses klarifikasi tersebut berlangsung secara tertutup selama beberapa jam.

“Laporan tersebut sementara kami proses, tadi Pak Sekda sudah hadiri undangan datang ke kantor Bawaslu Takalar dan kita sudah lakukan pemeriksaan,” kata Anggota Bawaslu Takalar Divisi Penanganan dan Penyelesaian Sengketa, Ince Hadiy Rachmat dalam keterangan tertulis.

Setelah meminta keterangan Sekda Takalar Muhammad Hasbi, Gakkumdu yang beranggotakan jaksa dan anggota kepolisian akan mempelajari materi klarifikasi tersebut untuk dikaji bersama Bawaslu.

“Informasi yang dapat diumumkan terkait hasilnya, kita akan sampaikan sesuai aturan, tapi kita tunggu setelah semua proses selesai. Jadi terkait hasil penanganan atas kasus ini, publik kami minta bersabar,” jelas Ince.

Ince menegaskan Bawaslu Takalar akan memproses laporan dugaan netralitas Sekda Takalar Muhammad Hasbi sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kita jalankan aturan, yang jelas laporan ini kita proses karena hukum dan hasilnya pun karena hukum,” katanya.

Dilaporkan Tim AMIN dan Ganjar – Mahfud


Sebelumnya, Muhammad Hasbi dilaporkan Tim Hukum Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN) dan juga tim pasangan capres Ganjar Pranowo – Mahfud MD karena diduga mengampanyekan Gibran Rakabuming Raka yang juga putra sulung Presiden Jokowi.

Hasbi diduga mengampanyekan Gibran pada acara rembuk guru Takalar yang berlangsung beberapa waktu lalu. Dugaan netralitas Hasbi terekam dalam sebuah video hingga menjadi viral.

Sekda Takalar Hasbi dalam video berdurasi 16 detik itu mengeklaim, program penerimaan CPNS akan dilanjutkan pemerintah jika Gibran terpilih sebagai wakil presiden.

“Pak Jokowi sudah janjikan, kalau anaknya menang, akan dilanjutkan program pengangkatan PNS. Jutaan. Itu harus diapresiasi. Pengangkatan CPNS kita butuh. Guru – guru ini kurang,” kata Hasbi dalam video tersebut.

Hasbi membantah jika mengampanyekan Gibran tetapi berbicara dalam konteks perekrutan CPNS Guru sebagai program Presiden Jokowi. Ia menjelaskan, video yang beredar hanyalah potongan kecil.

Sekadar diketahui, aparatur sipil negara (ASN) dilarang terlibat politik praktis atau berkampanye. Aturan ini juga berlaku untuk TNI dan Polri maupun karyawan BUMD, BUMN maupun aparatur desa.

Larangan tersebut tertuang dalam Undang Undang nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilu. Dalam beleid itu diatur tentang sanksi ASN, TNI dan Polri seperti pasal 280 ayat 3, pasal 494 dan pasal 490.

 

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.