RMS Ganti Sahroni Jadi Waka Komisi III DPR, Buntut Kata Brengsek dan Tolol
2 min read
Ahmad Sahroni saat mengikuti Rakernas Partai Nasdem di Kota Makassar beberapa waktu lalu. (Foto: Majesty.co.id/Arya)
Majesty.co.id, Makassar – Partai NasDem mencopot Ahmad Sahroni dari jabatan Wakil Ketua (Waka) Komisi III DPR RI menyusul pernyataan kontroversialnya terkait aksi unjuk rasa di DPR.
Pergantian Sahroni tersebut tertuang dalam surat Fraksi NasDem Nomor 758 tentang pergantian anggota Komisi I dan III DPR.
Surat itu ditandatangani Ketua Fraksi NasDem DPR Viktor Laiskodat dan Sahroni sendiri sebagai Bendahara Fraksi, tertanggal 29 Agustus 2025.
Dalam surat itu, Sahroni dipindahkan menjadi anggota Komisi I DPR. Posisi Wakil Ketua Komisi III yang ia tinggalkan digantikan oleh Rusdi Masse Mappasessu (RMS).
Sekretaris Jenderal NasDem, Hermawi Taslim, membantah bahwa pergantian tersebut merupakan pencopotan akibat pernyataan Sahroni. Menurutnya, hal itu sebatas rotasi internal fraksi.
“Hanya rotasi rutin, tidak ada pencopotan. Hanya penyegaran,” kata Hermawi dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (29/8/2025).
Meski begitu, publik menilai pencopotan ini berkaitan dengan pernyataan Sahroni yang sempat menuai kritik. Sebagai pimpinan Komisi III—yang membidangi hukum, HAM, dan keamanan, serta bermitra dengan Polri—Sahroni dianggap kerap melontarkan pernyataan kontroversial.
Dalam salah satu ucapannya, Sahroni mendukung langkah polisi menindak para demonstran, termasuk yang masih di bawah umur.
Sahroni menyebut pendemo di bawah umur bersikap brengsek. Sebelumnya, Sahroni juga mengkritik pihak yang ingin membubarkan DPR sebagai orang tolol.