12/01/2026

Majesty.co.id

News and Value

IMI Usut Tewasnya Awhin Sanjaya, “Black Box” Motor Diperiksa

3 min read
IMI mengusut tewasnya Awhin Sanjaya sebagai bentuk tanggung jawab organisasi terhadap standar keselamatan pembalap di tanah air.
Mendiang Awhin Sanjaya menjuarai Seri 4 Sumatera Cup Prix 2025 di Riau beberapa waktu lalu. (Foto: Instagram/papuaracing.id)

Majesty.co.id, Makassar – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Pusat membentuk tim investigasi mengusut tuntas insiden kecelakaan yang merenggut nyawa pembalap, Awhin Sanjaya.

Awhin Sanjaya meninggal dunia dalam insiden babak final Sumatera Cup Prix (SCP) 2025 di Sirkuit Zabaq, Jambi pada Sabtu (14/12/2025).

IMI mengusut tewasnya Awhin Sanjaya sebagai bentuk tanggung jawab organisasi terhadap standar keselamatan pembalap di tanah air.

Pembentukan tim ini tertuang dalam dua Surat Keputusan (SK) No. 268/IMI/SK-ORGAN/A/XII/2026 yang diterbitkan pada 19 Desember 2025 dan diperpanjang melalui Addendum SK No. 269/IMI/SK-ORGAN/XII/2025.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Hingga saat ini, tim investigasi IMI dilaporkan telah melakukan tiga kali pertemuan intensif untuk mengumpulkan data dan mendalami bukti teknis insiden tewasnya Awhin.

“H+1 paska kejadian, Tim Investigasi sudah melakukan 3 kali pertemuan dengan beberapa pihak dan akan melakukan diskusi dengan beberapa narasumber lainnya,” tulis keterangan resmi IMI Pusat yang diunggah Ketua Umum IMI, Moreno Soeprapto di Instagram, Sabtu (27/12/2025).

Selain itu, tim investigasi IMI juga bakal memeriksa rekaman data logger atau “Black Box” dari motor yang terlibat dalam insiden Awhin.

Data logger ini mencatat berbagai data seperti kecepatan motor, posisi bukaan gas (throttle), tekanan rem, hingga kemiringan motor di setiap tikungan.

Pihak IMI menegaskan bahwa hasil investigasi ini tidak hanya untuk mengungkap kronologi kejadian, tetapi juga menjadi dasar evaluasi total terhadap standar keselamatan (safety) penyelenggaraan balap nasional.

“Hasil investigasi ini akan menjadi dasar evaluasi dan langkah perbaikan ke depan demi peningkatan standar keselamatan olahraga otomotif nasional,” tegas pihak IMI.

Data dari hasil investigasi nantinya akan dilaporkan secara resmi kepada Ketua Umum IMI dan para pemangku kepentingan otomotif lainnya, termasuk kepada keluarga almarhum sebagai bentuk transparansi organisasi.

Mengenang Sosok Juara Awhin Sanjaya


Kepergian Awhin Sanjaya merupakan kehilangan besar bagi dunia otomotif Indonesia.

Pembalap asal Masamba, Luwu Utara, Sulawesi Selatan ini tutup usia pada umur 27 tahun saat berada di puncak kariernya.

Awhin dikenal sebagai sosok yang rendah hati namun sangat kompetitif di lintasan.

Sepanjang kariernya, Awhin telah menorehkan berbagai prestasi gemilang di tingkat nasional maupun internasional.

Awhin tercatat sebagai Runner-up Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas AP250 pada musim 2019.

Selain itu, Awhin meraih Medali Emas PON XX Papua tahun 2021 (mewakili Papua Barat) pada cabang olahraga balap motor.

Awhin juga tercatat menjuarai Race ARRC di sirkuit-sirkuit bergengsi Asia seperti Suzuka dan Sepang dan banyak lainnya.

Sebelum meninggal, Awhin Sanjaya merupakan kandidat utama juara umum Sumatera Cup Prix 2025. Pemilik nomor start 198 itu hanya terpaut satu poin dari pesaingnya.

Awhin Sanjaya dimakamkan di Balebo, Luwu Utara pada Selasa (16/12/2025) dan diantar ribuan orang.

Sebagai bentuk penghormatan, nama Awhin Sanjaya diabadikan sebagai nama jalan di Luwu Utara.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.