Luwu Timur Perkuat 5 Klaster Utama Demi Target Kabupaten Layak Anak
2 min read
Rapat Gugus Tugas Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di Aula Kantor Bapperida, Malili, Kamis (26/2/2026). (Foto: Warta Lutim)
Majesty.co.id, Luwu Timur – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) menggelar Rapat Gugus Tugas Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) di Aula Kantor Bapperida, Malili, Kamis (26/2/2026).
Pertemuan ini fokus pada penguatan capaian di lima klaster utama pemenuhan hak anak di Lueu Timur.
Lima klaster tersebut meliputi hak sipil dan kebebasan; lingkungan keluarga dan pengasuhan alternatif; kesehatan dasar dan kesejahteraan; pendidikan, pemanfaatan waktu luang dan kegiatan budaya; serta perlindungan khusus.
Sekretaris Daerah Luwu Timur sekaligus Ketua Gugus Tugas KLA, Ramadhan Pirade, yang memimpin rapat menekankan pentingnya ketelitian dan tanggung jawab setiap anggota gugus tugas dalam proses penilaian.
Ia meminta seluruh data capaian sudah harus rampung sebelum memasuki bulan September.
”Sebelum memasuki bulan September, seluruh capaian harus sudah difinalisasi dengan teliti karena penilaian akan dilakukan langsung oleh tim pusat. Setiap anggota gugus harus bertanggung jawab penuh atas beban kerja di klasternya masing-masing,” tegas Ramadhan Pirade.
Berdasarkan evaluasi tahun sebelumnya, salah satu poin krusial yang harus diperkuat adalah standarisasi Sekolah Ramah Anak (SRA).
Sekolah diwajibkan melampirkan bukti pelatihan bagi tenaga pendidik, menyediakan mekanisme pengaduan kasus yang jelas, serta memiliki dokumentasi penanganan kasus yang akurat.
Kepala Dinas Sosial P3A Luwu Timur, Masdin, menambahkan bahwa setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pihak kecamatan yang terlibat dalam klaster harus mampu mengeksekusi tugas secara maksimal melalui kerja sama tim yang solid.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Luwu Timur, Ani Nurbani, mengingatkan bahwa status KLA tidak boleh sekadar menjadi formalitas administrasi.
Menurutnya, hal yang paling utama adalah implementasi nilai-nilai layak anak dalam kehidupan bermasyarakat.
”Harapannya bukan hanya lolos administrasi, tetapi nilai-nilai layak anak ini bisa diimplementasikan dan menjadi tugas kami di TP-PKK untuk terus mengedukasi masyarakat terutama keluarga,” ujar Ani Nurbani.
Rapat ini dihadiri oleh jajaran OPD terkait, perwakilan camat, dan pengurus TP-PKK Luwu Timur.
