26/03/2026

Majesty.co.id

News and Value

Kampus Unhas Kini Punya Dapur MBG!

2 min read
Ini menjadikan Unhas sebagai kampus atau perguruan tinggi negeri pertama di Makassar yang diketahui punya dapur MBG.
Rektor Unhas Jamaluddin Jompa mengecek dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di kampus Unhas, Tamalanrea. (Foto: Istimewa/HO)

Majesty.co.id, Makassar – Universitas Hasanuddin (Unhas) di Kota Makassar kini memiliki Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau yang populer disebut sebagai dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Unhas bikin dapur MBG sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT
Patarai Amir DPRD Sulsel

Ini menjadikan Unhas sebagai kampus atau perguruan tinggi pertama di Makassar yang diketahui punya dapur MBG.

Dapur MBG Unhas tidak hanya diposisikan sebagai unit produksi, tetapi sebagai simpul integrasi antara riset, keahlian dan implementasi. Bahan baku produk unggulan hingga distribusi, melibatkan sumber daya internal kampus.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Dapur MBG Unhas berdiri dengan Yayasan Metavisi Akademika Nusantara (MAN).

“SPPG ini kita dorong agar seluruh prosesnya berbasis pada kekuatan internal Unhas, termasuk pelibatan para ahli gizi. Kita ingin memastikan bahwa setiap produk yang dihasilkan tidak hanya berkualitas, tetapi juga memberikan jaminan pemenuhan gizi bagi masyarakat,” kata Rektor Unhas Jamaluddin Jompa saat meninjau kesiapan  Dapur MBG di Tamalanrea, Rabu (25/3/2026).

Dapur MBG Unhas tersebut disiapkan di lokasi samping Masjid Kampus Unhas.

Sebelumnya, pihak kampus sempat merencanakan penggunaan bangunan eks kantin di area Asrama Mahasiswa (Ramsis), namun dipindahkan ke area baru karena pertimbangan teknis.

Keberadaan dapur MBG ini menjadi bagian dari pendekatan hulu ke hilir yang dikembangkan Unhas.

Kampus ingin memastikan hasil riset tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi diimplementasikan dalam bentuk layanan yang berdampak langsung pada publik.

“Ini adalah bagian dari kontribusi Unhas dalam mendukung program pemerintah, sekaligus memastikan bahwa keilmuan yang kita miliki benar-benar hadir untuk masyarakat. Kita ingin bergerak dari hulu ke hilir, dari kampus untuk kemajuan masyarakat,” lanjut Jamaluddin Jompa.

Dalam pengembangannya, dapur MBG Unhas juga diproyeksikan menjadi pusat inovasi produk pangan berkelanjutan.

Unit ini diharapkan menjadi laboratorium hidup (living lab) yang menghubungkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat dengan melibatkan dosen serta mahasiswa.

“Kita ingin menjadikan SPPG ini berbasis riset, data, dan inovasi, Dengan begitu, dampaknya bisa berkelanjutan dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” urai pria yang akrab disapa Prof. JJ tersebut.

Rektor menekankan perlunya percepatan operasional agar SPPG segera difungsikan secara optimal.

Dengan pematangan fasilitas dan sistem pendukung, unit ini diharapkan menjadi percontohan layanan pemenuhan gizi berbasis perguruan tinggi di Indonesia.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.