Natal 2025, Wali Kota Makassar Bicara Pentingnya Revitalisasi Gereja
3 min read
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin di Gereja Indonesia Bagian Barat Immanuel Makassar, Rabu (24/12/2025). (Foto: Humas Diskominfo Makassar)
Majesty.co.id, Makassar – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyampaikan pesan Natal kepada semua umat Kristiani di Kota Daeng. Ia menyebut kota ini dibangun bersama semua golongan agama.
Pesan Natal itu disampaikan Appi sapaan Munafri Arifuddin di Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) Jemaat Immanuel Makassar, Jalan Balai Kota, Rabu (24/12/2025).
Appi menegaskan kunjungan tersebut tidak hanya bertujuan memastikan keamanan perayaan Natal, tetapi juga jadi momentum membicarakan rencana perbaikan dan revitalisasi gereja.
“Di momen yang berbahagia ini, kami berkunjung dan berdiskusi bersama pendeta serta pengurus gereja untuk membicarakan bagaimana proses-proses perbaikan yang akan kita laksanakan di gereja ini ke depannya,” ungkap Munafri.
Mantan bos PSM Makassar itu menuturkan, bahwa Gereja Immanuel memiliki nilai sejarahi dan statusnya setara dengan situs cagar budaya lainnya seperti Fort Rotterdam, yang keasliannya wajib dijaga dan dilestarikan.
“Gereja ini sama halnya dengan Fort Rotterdam, sama-sama merupakan cagar budaya yang harus kita pertahankan bentuk dan keasliannya. Ini adalah warisan yang tidak akan bisa kita dapatkan kembali jika tidak kita jaga dengan baik,” jelasnya.
Appi menambahkan, Pemkot Makassar memiliki tanggungjawab, menjaga dan merawat bangunan bersejarah sekaligus rumah ibadah merupakan tanggung jawab bersama demi memastikan nilai historisnya tetap terpelihara.
“Tentu ini menjadi bagian penting dari sejarah Kota Makassar yang harus terus kita rawat,” tuturnya.
Ia menyebutkan, melalui proses revitalisasi yang akan direncanakan bersama para ngurus jemaat, gereja tersebut tidak hanya semakin nyaman digunakan sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi daya tarik sejarah yang dapat dikunjungi masyarakat luas.
Oleh sebab itu, Ketua Golkar Makassar ini berharap, dengan adanya perbaikan dan revitalisasi gereja ini, akan semakin banyak orang yang datang melihat bahwa perhatian pemerintah terhadap rumah ibadah dimaksimalkan.
“Tujuannya agar nilai toleransi masyarakat di Kota Makassar bersama seluruh umat beragama bisa semakin baik ke depan,” harapnya.
Lebih lanjut, Munafri menegaskan bahwa pembangunan Kota Makassar harus dilakukan secara bersama-sama dalam bingkai keberagaman dan kebersamaan.
“Kota ini harus dibangun secara kolektif. Kota ini tidak bisa dibangun hanya oleh satu kelompok atau didominasi oleh satu kelompok saja. Keberagaman dan kebersamaan itu mutlak dalam ideologi kita,” tegasnya.
Ketua IKA FH Unhas itu pun mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk jemaat, pendeta, dan pengurus gereja, untuk terus menjaga kerukunan dan harmonisasi antarumat beragama demi masa depan Kota Makassar yang lebih baik.
“Melalui kesempatan ini, saya mengajak seluruh jemaat, para pendeta dan pengurus gereja untuk terus bersama-sama menjaga kerukunan dan harmonisasi demi terbaik bagi Kota Makassar,” ajak Munafri. (Ril/Adv)
