12/01/2026

Majesty.co.id

News and Value

22 Tahun KSPPS Bakti Huria Syariah: Donasi untuk Sumatra, Fokus Isu Lingkungan

4 min read
Ketua KSPPS Bakti Huria Syariah, Andi Amri Bakti, mengatakan rangkaian kegiatan Milad diawali dengan penyerahan bantuan bak sampah kepada Perumda Pasar Kota Makassar.
Penyerahan bak sampah oleh Ketua KSPPS Bakti Huria Syariah, Andi Amri Bakti kepada Direktur Perumda Pasar Makassar Ali Gauly Arif pada perayaan milad ke-22 KSPPS Bakti Huria Syariah di Mallengkeri, Makassar, Selasa (23/12/2025). (Foto: Ist)

Majesty.co.id, Makassar — Koperasi Simpan Pinjam Pembiayaan Syariah (KSPPS) Bakti Huria Syariah (BHS) memperingati Milad ke-22 dengan menggelar sejumlah kegiatan yang berfokus pada kepedulian lingkungan dan sosial.

Ketua KSPPS Bakti Huria Syariah, Andi Amri Bakti, mengatakan rangkaian kegiatan Milad diawali dengan penyerahan bantuan bak sampah kepada Perumda Pasar Kota Makassar.

Program tersebut, kata dia, merupakan bagian dari bisnis keberlanjutan koperasi yang sejalan dengan konsep ekonomi sirkular yang tengah dikembangkan pemerintah.

“Item pertama adalah penyerahan bak sampah ke PD Pasar Kota Makassar. Kenapa bak sampah? Karena dalam program kami ada bisnis keberlanjutan yang masuk ke konsep sirkular ekonomi yang saat ini sedang dikembangkan pemerintah,” ujar Andi Amri pada puncak peringatan Milad ke-22 KSPPS Bakti Huria Syariah yang dipusatkan di Kantor BHS, Jalan Mallengkeri, Makassar, Selasa (23/12/2025).

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Ia menjelaskan, pasar menjadi perhatian khusus karena berperan penting sebagai basis pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Oleh karena itu, KSPPS BHS merasa memiliki tanggung jawab untuk ikut berkontribusi terhadap kebersihan pasar.

“Kami menganggap pasar sebagai tempat yang penting karena menjadi basis pengembangan UMKM. Tentu kami harus berkontribusi, minimal berkontribusi kecil terhadap kebersihan pasar sebagai bentuk tanggung jawab kami sebagai pelaku usaha,” katanya.

Selain penyerahan bak sampah, KSPPS BHS juga konsisten menjalankan program penanaman pohon serta menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Bantuan tersebut diberikan kepada korban bencana Aceh–Sumatera melalui komunitas di Makassar, serta bantuan rutin kepada panti asuhan di sekitar kantor koperasi.

“Kemudian yang kedua, kami juga terus mengembangkan kegiatan penanaman pohon. Selain itu, kami menyerahkan bantuan ke bencana Aceh-Sumatera dan yang rutin juga kami lakukan adalah bantuan kepada panti asuhan,” ujarnya.

Andi Amri menegaskan, kepedulian terhadap lingkungan dan sosial merupakan bagian dari prinsip koperasi.

Menurutnya, prinsip ketujuh koperasi menekankan kepedulian terhadap lingkungan dan manusia.

“Dalam koperasi itu sebenarnya ada tujuh prinsip. Prinsip ketujuh adalah peduli terhadap lingkungan dan peduli terhadap manusia. Jadi bukan semata berpikir soal untung atau rugi, tetapi bagaimana koperasi ini memberi manfaat yang besar bagi masyarakat,” katanya.

Di usia 22 tahun, jumlah anggota KSPPS Bakti Huria Syariah terus mengalami peningkatan dan saat ini telah mencapai sekitar 25 ribu anggota.

Dengan jumlah tersebut, koperasi berupaya menanamkan budaya bersih dan kepedulian terhadap lingkungan kepada seluruh anggota.

“Alhamdulillah, di usia 22 tahun ini jumlah anggota kami terus meningkat. Saat ini sudah mencapai 25 ribu anggota. Dengan anggota yang ada ini, kami juga berusaha menularkan budaya bersih dan budaya menjaga lingkungan,” ucapnya.

Ia menambahkan, BHS mengusung tagline tiga L, yakni Lestari, Lunas, dan Lanjut, dengan nilai kelestarian sebagai salah satu fokus utama koperasi.

“Dalam tagline kami ada tiga L, yakni Lestari, Lunas, dan Lanjut. Kami tetap menjaga kelestarian sebagai nilai utama, karena kalau lingkungan tidak dijaga dengan baik, dampaknya akan kembali ke kita,” ujarnya.

Selain lingkungan, KSPPS BHS juga memberikan perhatian besar pada pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Menurut Andi Amri, bisnis yang berkelanjutan adalah bisnis yang peduli pada peningkatan kompetensi dan kesejahteraan karyawan.

“Kami menyadari bahwa bisnis yang bisa bertahan lama adalah bisnis yang peduli pada SDM. Pelatihan dan pendidikan kami lakukan secara rutin dan kami melihatnya bukan sebagai biaya, tetapi sebagai investasi,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan anggota sebagai kekuatan utama koperasi.

“Yang paling penting dalam koperasi adalah keterlibatan dan partisipasi anggota. Kalau anggotanya aktif, insyaallah koperasi juga akan semakin kuat,” tambahnya.

Ke depan, KSPPS Bakti Huria Syariah menargetkan pertumbuhan anggota yang lebih besar melalui penguatan digitalisasi, peningkatan kualitas SDM, kepedulian lingkungan, dan produktivitas.

“Tema kami hari ini adalah inovasi berkelanjutan, produktivitas unggul, dan tumbuh bersama anggota melalui digital. Dengan empat pilar ini, kami berharap ke depan bisa terus menjadi lebih baik,” ujar Andi Amri.

Ia menyebut target jangka panjang koperasi adalah mencapai satu juta anggota pada 2030.

“Pada 2025 pertumbuhan anggota mencapai 30 persen, dan mudah-mudahan tahun ini bisa tumbuh hingga 50 persen,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, mengapresiasi kontribusi KSPPS Bakti Huria Syariah dalam membantu penanganan persoalan sampah di pasar.

“Kami bersyukur karena sampah ini adalah salah satu fokus utama Pemerintah Kota Makassar. Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa membantu kami menerapkan disiplin pedagang dalam membuang dan mengurai sampah sejak awal,” ujar Ali Gauli.

Ia berharap, di usia ke-22 tahun, KSPPS Bakti Huria Syariah semakin matang dan mampu terus berkembang seiring dengan program pemerintah.

“Kalau 22 tahun ini usia matang, tentu semangat dan motivasinya harus besar. Apalagi koperasi hari ini punya peluang besar untuk berkembang,” katanya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.