Semua Korban Pesawat ATR Berhasil Ditemukan, Tak Ada yang Selamat
2 min read
Tim SAR gabungan melakukan evakuasi korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Pangkep. (Foto: Kantor SAR Makassar)
Majesty.co.id, Makassar – Tim SAR gabungan berhasil menemukan 10 korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Seluruh korban tak ada yang selamat.
Asisten Operasi Kodam XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Dody Priyo Hadi, mengatakan dua temuan terakhir korban pesawat ATR 42-500 dilaporkan pada Jumat (23/1/2026) pagi.
Paket jenazah kesembilan dari penumpag pesawat jatuh tersebut ditemukan lebih dulu oleh tim tombak Yonif 433 Kostrad.
“Alhamdulillah, berkat doa seluruh warga Indonesia, hari ini pukul 08.33 WITA kami menerima laporan dari tim tombak Yonif 433 Kostrad bersama tim SAR gabungan telah menemukan paket sembilan,” ujar Dody.
Tak berselang lama, tim SAR kembali menerima laporan penemuan berikutnya. Setelah koordinat dipastikan, paket kesepuluh berhasil ditemukan pada pukul 09.16 WITA oleh Tim Elang 5 Yonif 700 Raider Kodam XIV/Hasanuddin bersama tim SAR gabungan.
“Kemudian pada pukul 08.59 kami mendapat informasi lanjutan, dan dipastikan pada pukul 09.16 WITA paket sepuluh telah ditemukan oleh Tim Elang 5, Yonif 700 Raider Kodam XIV/Hasanuddin, bersama tim SAR gabungan,” jelasnya.
Dengan ditemukannya dua paket terakhir tersebut, seluruh korban dan benda penting yang berada di pesawat berhasil dievakuasi. Operasi pencarian yang berlangsung sejak Sabtu lalu pun resmi dinyatakan tuntas.
“Alhamdulillah, hari ketujuh ini kita bisa menemukan seluruhnya, baik benda penting yang ada di pesawat maupun seluruh korban. Dan hari ini kita gunakan sandi ‘sapu bersih’. Semoga Allah meridai sandi tersebut,” kata Dody.
Dalam kesempatan itu, Dody menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Tompobulu dan Kecamatan Balocci atas dukungan selama proses pencarian dan evakuasi.
“Terima kasih kepada masyarakat yang membantu baik secara langsung maupun tidak langsung. Ada yang turun bersama di lapangan, ada yang menyiapkan logistik, memasak, mendukung kebutuhan relawan dan prajurit, bahkan menyiapkan rumah untuk ditempati,” ungkapnya.
Ia menegaskan keberhasilan operasi tidak lepas dari kolaborasi TNI, Polri, Basarnas, relawan, dan masyarakat.
“Kebersamaan, kekompakan, dan kerja sama inilah yang menunjukkan bahwa dalam menghadapi kesulitan dan tantangan, semuanya bisa diselesaikan lebih cepat jika kita bersatu,” tandas Dody.
