22/03/2026

Majesty.co.id

News and Value

Cuma 8 Hari di Rutan KPK, Yaqut Tersangka Korupsi Kuota Haji Jadi Tahanan Rumah

2 min read
Yaqut diketahui tak berada di sel tahanan Rutan KPK berdasarkan informasi yang dibocorkan istri mantan Wakil Menteri Tenaga Kerja, Immanuel Ebenezer yaitu Silvia Rinita Harefa.
Mantan Menteri Agama tersangka korupsi kuota haji, Yaqut Cholil Quomas, saat ditahan KPK ke rumah tahanan negara pada 12 Maret 2026. (Foto: Official KPK)

Majesty.co.id, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK diam-diam telah mengubah status tahanan tersangka kasus korupsi kuota haji Yaqut Cholil Qoumas yang juga mantan Menteri Agama sebagai tahanan rumah.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, Yaqut berstatus tahanan rumah sejak 19 Maret 2026 atau hanya 8 hari setelah penyidik mengumumkan penahanan tersangka tersebut pada 12 Maret.

ADVERTISEMENT
Patarai Amir DPRD Sulsel

“Penyidik melakukan pengalihan jenis penahanan terhadap tersangka YCQ, yakni dari penahanan di Rumah Tahanan Negara Cabang KPK menjadi tahanan rumah, sejak Kamis (19/3/2026),” kata Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (20/3/2026).

Budi mengeklaim pengalihan status tahanan Yaqut menjadi tahanan rumah merupakan bagian dari strategi penyidikan KPK.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Setiap proses penyidikan tentu memiliki kondisi dan strategi penanganan perkara yang berbeda, termasuk dalam penahanan seseorang sebagai tersangka,” jelas Budi.

Budi menambahkan, KPK menjadikan Yaqut sebagai tahanan rumah setelah pihak keluarga mengajukan permohonan kepada lembaga antirasuah.

Ia memastikan peralihan status tahanan Yaqut tidak menghambat proses penyidikan tersangka korupsi kuota haji tersebut.

Yaqut diketahui tak berada di sel tahanan Rutan KPK berdasarkan informasi yang dibocorkan istri mantan Wakil Menteri Tenaga Kerja, Immanuel Ebenezer yaitu Silvia Rinita Harefa.

Silvia berbicara kepada para jurnalis setelah menjenguk suaminya di Rutan KPK pada Sabtu (21/3/2026). Yaqut juga tidak terlihat saat pelaksanaan salat Idulfitri.

“Kata orang-orang di dalam ya, enggak ada. Beliau [Yaqut, red] enggak ada,” katanya.

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut apakah hanya Ebenezer yang mengetahui informasi tersebut, dia menyatakan semua tahanan tahu.

“Semuanya pada tahu mengenai itu. Cuma mereka bertanya-tanya saja. Katanya ada pemeriksaan, tetapi kan enggak mungkin kalau menjelang malam takbiran ada pemeriksaan gitu kan. Sampai hari (Sabtu) pun tak ada,” jelas Silvia.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.