21/01/2026

Majesty.co.id

News and Value

Dulu Dipidana Kampanyekan Sudirman-Fatma, Kini Yarham dapat Jabatan Baru Pemprov Sulsel

2 min read
Yarham Yasmin sempat jadi kontroversi karena terciduk mengampanyekan Andi Sudirman-Fatmawati Rusdi pada Pilgub Sulsel 2024.
Kolase foto. Yarham Yasmin (kiri) berfoto bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel usai dilantik sebagai kepala biro Otoda Sulsel. (Foto: Humas Pemprov Sulsel/Majesty.co.id/Arya Wicaksana)

Majesty.co.id, Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengangkat tujuh pejabat baru dari golongan eselon 2. Satu di antaranya adalah Yarham Yasmin.

Yarham Yasmin diangkat Andi Sudirman sebagai kepala biro otonomi daerah atau Karo Otoda Pemprov Sulsel.

Pelantikan Yarham Yasmin bersama 6 pejabat eselon 2 Pemprov Sulsel lainnya berlangsung di rumah jabatan gubernur, Jalan Sungai Tangka, Kota Makassar, Senin (19/1/2026).

Pernah Dipidana Pemilu


Yarham Yasmin sempat jadi kontroversi karena terciduk mengampanyekan Andi Sudirman-Fatmawati Rusdi pada Pilgub Sulsel 2024.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Saat itu, Yarham yang menjabat Kepala UPT Samsat Makassar Selatan membagikan atribut Sudirman-Fatma dalam sebuah foto bersama dua ASN lain.

Akibatnya, Sentra Gakkumdu Bawaslu Sulsel menetapkan Yarham sebagai tersangka pidana pemilihan bersama dua rekannya sesama ASN, yaitu Asri Mulawarman dan Zulkhairil Akbar Mallombassang.

Kasus Yarham berlanjut ke meja hijau. Pada Jumat, 15 November 2024, Pengadilan Negeri Makassar menghukum Yarham pidana penjara percobaan selama 3 bulan.

Yarham sebagai ASN dinyatakan bersalah tidak netral dalam pilkada dan melanggar sejumlah aturan perundang-undangan.

Meski punya jejak sebagai eks terpidana, Gubernur Sulsel Andi Sudirman mempromosikan mantan ASN Pemkab Sidrap tersebut sebagai pejabat eselon 2.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel Erwin Sodding menyebut, pengangkatan Yarham bersama 6 pejabat lainnya dilakukan berdasar manajemen talenta.

“Itu pake mekanisme manajemen talenta. Banyak variabel instrumen di dalamnya,” kata Erwin Sodding dalam pesan WhatsApp kepada Majesty, Selasa (20/1/2026).

Erwin mengatakan, manajemen talenta ASN tersebut menghasilkan 7 nama yang dianggap siap mengisi sejumlah jabatan lowong dan atau dijabat pelaksana tugas.

Ditanya soal pertimbangan pengangkatan Yarham selaku eks terpidana pemilu, Erwin Sodding memilih bungkam. Pesan Whatsapp hanya dibaca.

Selain Yarham Yasmin, para pejabat baru yang mengisi kursi eselon 2 Pemprov Sulsel yaitu Irawan Dermayasamin sebagai kepala biro pengadaan barang dan jasa.

Irawan sebelumnya adalah kepala bidang jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel.

Nama lainnya yaitu Suhartono Nurdin sebelumnya menjabat kepala bidang perencanaan anggaran Bapenda Sulsel, kini diangat menjadi kepala biro umum.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.