Pergantian Pemain Jadi Biang Kekalahan PSM Lawan Arema
2 min read
Bek PSM Makassar Victor Luiz (kanan) menggiring bola pada pertandingan pekan ke-8 Super League di Stadion Gelora B.J Habibie, Kota Parepare. (Foto: Istimewa/HO)
Majesty.co.id, Parepare — PSM Makassar gagal meraih poin penuh di kandang sendiri usai kalah 1–2 dari Arema FC pada lanjutan Super League 2025/26 di Stadion Gelora BJ Habibie, Kota Parepare, Minggu (19/10/2025).
Karateker Pelatih PSM Makassar, Ahmad Amiruddin, mengatakan timnya kalah dari Arema FC dipicu oleh pergantian pemain di awal babak kedua yang mengganggu ritme permainan.
“Ada masalahnya itu di pergantian pemain di awal babak kedua,” ujar Amiruddin dalam sesi konferensi pers usai laga PSM Vs Arema FC di Parepare.
Pada menit awal babak kedua, Syahrul Lasinari, bek kanan PSM, terpaksa ditarik keluar karena mengalami sakit mendadak dan digantikan oleh Rizky Eka Pratama.
Amiruddin menyebut situasi itu membuat keseimbangan tim terganggu.
“Lasi tanpa diketahui tiba-tiba merasa kurang enak badan. Otomatis kami harus melakukan pergantian, itu yang menjadi problem utama,” jelasnya.
Setelah pergantian tersebut, Arema FC berhasil mencetak dua gol cepat ke gawang PSM.
Valdeci Moreira menyamakan kedudukan pada menit ke-50, disusul Arkhan Fikri yang membalikkan skor menjadi 2–1 lima menit berselang.
Gol-gol itu lahir dari sisi kanan pertahanan PSM yang baru mengalami pergantian.
Amiruddin menambahkan, keputusan memasukkan Rizky Eka didasarkan pada performanya selama latihan.
“Kami mengganti Lasi dengan Rizky Eka karena selama latihan, dia yang paling perform di posisi itu,” ungkap Amiruddin.
Kekalahan ini memperpanjang tren negatif Juku Eja, yang kini tertahan di peringkat 15 klasemen sementara dengan hanya 7 poin dari delapan laga.
Amiruddin mengakui hasil tersebut menjadi pekerjaan rumah berat bagi timnya yang masih beradaptasi pasca ditinggal pelatih asal Portugal, Bernardo Tavares.
Penulis: Suedi
