20/02/2026

Majesty.co.id

News and Value

Puspawati Husler Jawab Tuntas Pandangan Fraksi DPRD Luwu Timur soal Ranperda

3 min read
Puspawati mengungkapkan bahwa jawaban pemerintah difokuskan pada aspek prinsipil dan substansial atas pandangan lima fraksi terhadap tiga regulasi yang tengah digodok
Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler (kiri) dalam rapat paripurna DPRD Luwu Timur di Malili, Kamis (19/2/2026). (Foto: Warta Lutim)

Majesty.co.id, Luwu Timur — Wakil Bupati Luwu Timur Puspawati Husler, resmi menyampaikan Jawaban Bupati atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Penyampaian tersebut dilakukan dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Luwu Timur, Kamis (19/2/2026).

Rapat paripurna ini dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Luwu Timur, Ober Datte, dengan didampingi Wakil Ketua I Jihadin Peruge dan Wakil Ketua II Harisah Suharjo.

Agenda tersebut turut dihadiri oleh segenap anggota legislatif, unsur Forkopimda, serta jajaran pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Dalam penjelasannya, Puspawati mengungkapkan bahwa jawaban pemerintah difokuskan pada aspek prinsipil dan substansial atas pandangan lima fraksi terhadap tiga regulasi yang tengah digodok.

Ketiga regulasi tersebut meliputi Ranperda Tata Cara Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah, Ranperda Pemajuan Kebudayaan Daerah, serta Ranperda Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP) Tahun 2025–2045.

Menanggapi pandangan Fraksi NasDem dan Fraksi Gerakan Persatuan Rakyat (GPR), Pemerintah Daerah memberikan apresiasi tinggi atas dukungan terhadap Ranperda RP3KP untuk dilanjutkan ke tahap pembahasan berikutnya.

Puspawati menjelaskan bahwa penyusunan dokumen RP3KP nantinya akan disinkronkan melalui penyelarasan tujuan, sasaran, serta indikator pembangunan perumahan agar lebih terarah dan terukur.

Apresiasi serupa juga diberikan kepada Fraksi Golkar atas dukungannya terhadap Ranperda Pemajuan Kebudayaan Daerah.

Langkah ini dinilai sangat strategis sebagai upaya konkret pemerintah dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya lokal yang menjadi identitas Bumi Batara Guru.

Terkait isu ketahanan pangan, Pemerintah Daerah menjawab pandangan Fraksi PDI Perjuangan mengenai pentingnya sistem digital terintegrasi sebagai early warning system krisis pangan.

Puspawati menegaskan komitmen pemerintah untuk memaksimalkan tata kelola cadangan pangan di tingkat daerah hingga desa melalui teknologi informasi.

“Sistem ini nantinya memungkinkan masyarakat mengakses informasi harga pangan dan stok cadangan pangan yang selalu terbarui,” tutur Wabup Puspawati.

Selain itu, menjawab pandangan Fraksi PAN terkait optimalisasi cadangan pangan di luar komoditas beras, Puspawati menjelaskan bahwa Ranperda tersebut telah mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 125 Tahun 2025.

Aturan tersebut mencakup 11 komoditas pangan strategis yang menjadi subjek cadangan pangan daerah.

Menutup pidatonya, Wakil Bupati menyampaikan terima kasih atas sinergitas seluruh anggota dewan.

Ia juga memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan ucapan selamat menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah bagi seluruh peserta rapat dan masyarakat Luwu Timur.

“Semoga bulan Ramadan ini menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, mempererat silaturahmi, serta memperkuat komitmen dalam mengemban amanah dan pengabdian kepada masyarakat,” pungkas Puspawati.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.