18/03/2026

Majesty.co.id

News and Value

Dewan Ingatkan Kontraktor, Tebal Aspal Proyek Jalan di Sulsel Harus 10 Cm

2 min read
DPRD Sulsel memberikan peringatan keras agar prosedur pengerjaan tidak diabaikan, terutama terkait faktor cuaca.
Kondisi aspal jalan Letjen Hertasning di Kota Makassar sebagai salah satu proyek multiyears yang dibiayai APBD Pemprov Sulsel. (Foto: Majesty.co.id/Arya)

Majesty.co.id, Takalar – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melakukan peninjauan intensif terhadap proyek infrastruktur jalan tahun jamak (multiyears) di Kabupaten Gowa dan Takalar, Senin (16/3/2026).

Peninjauan ini menyasar ruas jalan Burung-Burung hingga Bili-Bili di Gowa serta sejumlah titik di Kecamatan Galesong Utara, Takalar, guna memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai standar kualitas yang ditetapkan.

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi, Wakil Ketua DPRD Fauzi Andi Wawo, serta Ketua Banggar Mizar Roem.

Dalam kunjungan ini, Anggota Banggar DPRD Sulsel Fraksi Nasdem, Muhammad Sadar, memberikan penekanan khusus terkait tahapan teknis pengaspalan agar jalan yang dibangun memiliki daya tahan lama dan memberikan manfaat maksimal bagi mobilitas warga.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Muhammad Sadar menjelaskan bahwa untuk ruas Burung-Burung Pattallassang, pengerjaan saat ini masih fokus pada tahap pemadatan lapisan dasar atau kelas A.

Ia menegaskan bahwa proses pengaspalan baru boleh dilakukan setelah hasil pemadatan memenuhi persyaratan teknis yang ketat. Ketebalan aspal setelah dipadatkan harus 10 Cm.

“Kalau hasil pemadatannya sudah memenuhi persyaratan, maka selanjutnya akan dilakukan pengaspalan dengan ketebalan total sekitar 10 cm, terdiri dari AC-WC 6 cm dan AC-BC 4 cm,” ujar Muhammad Sadar saat memberikan penjelasan teknis di lokasi peninjauan.

Lebih lanjut, Sadar mengungkapkan bahwa proyek di Gowa masuk dalam Paket 1, sementara pengerjaan di Galesong Utara, Takalar, masuk dalam Paket 2.

Untuk wilayah Takalar, diperkirakan jalan yang akan diaspal pada tahap awal mencapai panjang sekitar 4 kilometer.

Meskipun rekanan dinilai masih bekerja sesuai kontrak, DPRD Sulsel memberikan peringatan keras agar prosedur pengerjaan tidak diabaikan, terutama terkait faktor cuaca.

“Pengaspalan tidak boleh dilakukan saat hujan, karena itu sangat memengaruhi kualitas jalan. Kami harapkan semua ruas jalan ini dikerjakan sesuai aturan yang ada agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat Sulawesi Selatan,” tegas Ketua Fraksi NasDem tersebut.

Sebagai bentuk pengawasan berkelanjutan, DPRD Sulsel berencana kembali meninjau lokasi setelah tahap pengaspalan rampung dan akan memanggil pihak-pihak terkait untuk melakukan evaluasi lanjutan di gedung dewan.

Langkah ini diambil untuk menjamin bahwa anggaran besar yang dialokasikan melalui skema multiyears benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas tinggi bagi masyarakat Sulsel.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.