Dilaporkan Hilang di Makassar, Perempuan asal Gorontalo Ditemukan dalam Kondisi Sehat
2 min read
Siti Sahida Sahari (kanan) saat berada di kantor Polrestabes Makassar bersama ayahnya, Hamzah, usai dilaporkan hilang. (Foto: Istimewa/HO)
Majesty.co.id, Makassar – Perempuan asal Gorontalo bernama Siti Sahidah Sahari (28 tahun) akhirnya ditemukan setelah dilaporkan hilang di Kota Makassar oleh ayahnya, Hamzah Sahari (71 tahun).
Kepastian ditemukannya Siti Sahidah Sahari ini dikonfirmasi Kasubnit 2 Jatanras Polrestabes Makassar, IPDA Supriadi Gaffar. Ia menyebut Siti Sahidah saat ini berada di Polrestabes. Kondisinya sehat.
“Sudah di Polres [Polrestabes Makassar, red],” ujar Supriadi dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).
Kabar ditemukannya perempuan tersebut juga disampaikan oleh rekan Hamzah, Haji Idham Latief, yang mendampingi sang ayah selama dalam proses pencarian di Makassar.
“Alhamdulillah sudah ditemukan Siti, saya baru-baru tadi di telepon sama Polisi,” ujar Idham.
Setelah menerima kabar tersebut, Idham bersama Hamzah langsung bergerak menuju kantor polisi untuk memastikan kondisi anaknya yang sudah berbulan-bulan putus kontak tersebut.
Sebelumnya viral di media sosial lansia berusia 71 tahun tersebut mengaku membuat laporan kehilangan di Kepolisian Sektor (Polsek) Panakukang, Kota Makassar.
Hamzah mengaku berusaha membuat laporan kehilangan ditanggal 9 Maret 2026. Namun, kata Hamzah, polisi saat itu menolak laporannya lantaran anaknya sudah dewasa dan tidak memiliki gangguan mental.
Hamzah yang tiba di Makassar sejak Minggu, 8 Maret 2026, mengaku hanya diarahkan oleh petugas Polsek Panakkukang untuk mencari informasi secara mandiri.
Setelah viral, barulah kemudian Hamzah dipanggil kembali untuk membuat laporan kehilangan hingga akhirnya anaknya tersebut ditemukan.
Setelah laporan resmi Hamzah diterima Polsek Panakkukang pada 14 Maret kemarin, pihak Kepolisian langsung melakukan penyelidikan secara intensif.
Siti Sahida Sahari, yang merupakan lulusan sarjana keperawatan, sebelumnya bekerja sebagai manajer di gerai Mie Gacoan di Jalan Andi Pangerang Pettarani, Makassar.
Komunikasi terakhir dengan keluarga terjalin pada September 2025, saat ia mengabarkan adanya seorang pria yang berniat melamarnya. Sejak saat itu, ponsel Siti tidak lagi dapat dihubungi.
Kejanggalan muncul saat Hamzah mendatangi tempat kerja Siti. Pihak manajer pengganti menuding Siti keluar dengan membawa kabur sejumlah uang perusahaan.
Penulis: Suedi
