14/01/2026

Majesty.co.id

News and Value

Pemkot Makassar Sulap Mobil Bekas Jadi Armada Penanganan Anak Jalanan

3 min read
Melalui Dinas Sosial, Pemkot Makassar melakukan inovasi dengan memanfaatkan mobil-mobil aset daerah yang sebelumnya tidak terpakai menjadi kendaraan operasional.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meluncurkan armada sosial untuk penangangan anak jalanan. (Foto: Istimewa)

Majesty.co.id, Makassar — Pemerintah Kota Makassar menunjukkan komitmen kuat dalam menghadirkan pelayanan sosial yang responsif dan berdaya guna.

Melalui Dinas Sosial, Pemkot Makassar melakukan inovasi dengan memanfaatkan mobil-mobil aset daerah yang sebelumnya tidak terpakai menjadi kendaraan operasional.

Mobil ini untuk menunjang penanganan anak jalanan, penyaluran bantuan sosial, hingga kegiatan penjangkauan dan razia terpadu di Makassar.

Langkah tersebut tidak hanya mencerminkan efisiensi anggaran, tetapi juga menjadi solusi nyata bagi kebutuhan operasional di lapangan.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Inovasi ini ditandai dengan peluncuran enam unit kendaraan operasional penjangkauan yang digunakan Tim Reaksi Cepat (TRC) Saribattang Dinas Sosial Kota Makassar.

Peluncuran armada tersebut dilakukan langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Anjungan Pantai Losari, Rabu (14/1/2026), sebagai simbol keseriusan pemerintah dalam memperkuat layanan sosial yang humanis, cepat, dan tepat sasaran.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengapresiasi langkah kreatif Dinas Sosial yang mampu mengoptimalkan aset kendaraan idle menjadi armada operasional penjangkauan sosial.

Ia menilai inovasi tersebut sebagai bukti bahwa keterbatasan anggaran bukan penghalang untuk berbuat maksimal bagi masyarakat.

“Menurut saya, ini sesuatu yang sangat kreatif yang dilakukan oleh teman-teman di Dinas Sosial. Ini memperlihatkan bahwa ketika ada niat dan upaya, insyaallah akan berbuah hasil yang baik,” ujarnya.

Munafri menjelaskan, kebutuhan kendaraan operasional sebelumnya telah disampaikan oleh Dinas Sosial.

Menindak lanjuti hal tersebut, Pemkot Makassar memanfaatkan sejumlah kendaraan aset daerah yang sudah lama tidak digunakan untuk direvitalisasi dan difungsikan kembali.

“Saya disampaikan bahwa Dinas Sosial butuh kendaraan operasional untuk melakukan jangkauan-jangkauan terhadap kegiatan sosial yang akan dilaksanakan,” tuturnya.

“Di bagian aset kita, ada beberapa mobil yang sebenarnya sudah lama tidak terpakai dan bisa dimaksimalkan dengan baik,” sambung Appi.

Ia bahkan membuka peluang penambahan armada jika masih terdapat kendaraan idle lainnya. Menurutnya, optimalisasi aset daerah harus menjadi contoh bagi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

“Kalau masih ada, saya akan coba cek, dan kalau ada lagi akan saya serahkan. Ini juga harus menjadi contoh bagi dinas-dinas lain untuk terus berinovasi, tidak selalu menunggu anggaran besar,” tegasnya.

Meski demikian, Munafri mengingatkan agar kesiapan teknis kendaraan tetap menjadi perhatian utama agar operasional berjalan maksimal.

“Kalau mobil bekas memang harus disiapkan bengkelnya. Jangan sampai satu kali jalan, tiga kali mogok. Pastikan semuanya bisa berjalan dengan baik,” pesannya.

Ia optimistis, dengan perawatan yang baik, armada tersebut mampu mendukung percepatan penanganan persoalan sosial di Kota Makassar.

“Mudah-mudahan dengan hadirnya mobil ini, persoalan-persoalan sosial di Kota Makassar bisa lebih cepat kita selesaikan secara bersama-sama,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Andi Bukti Djufrie, menjelaskan bahwa kendaraan operasional tersebut merupakan hasil optimalisasi aset pemerintah daerah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan secara maksimal.

“Mobil yang kita maksimalkan ini. Satu di antaranya berasal dari Dinas Kesehatan, kemudian ada juga kendaraan dari Dalmas,” ungkap Andi Bukti Djufrie.

Ia menyampaikan, kendaraan tersebut telah melalui proses rebranding sehingga layak digunakan sebagai armada operasional Dinas Sosial, dengan dukungan internal dari jajaran dinas.

“Saya hanya ingin menyampaikan bahwa dengan adanya mobil ini, sangat membantu teman-teman di rehabilitasi sosial (resos) dalam melakukan penjangkauan,” jelasnya.

Menurutnya, keberadaan armada ini sangat penting dalam mendukung mobilitas petugas untuk menjangkau persoalan sosial yang membutuhkan penanganan cepat dan responsif.

Oleh karena itu, pihaknya berharap dukungan lanjutan dari Wali Kota Makassar dalam pemanfaatan aset kendaraan lain yang masih berstatus idle.

“Pemanfaatan kendaraan yang ada akan berdampak langsung pada efektivitas penanganan masalah sosial di Kota Makassar,” jelasnya.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.