14/02/2026

Majesty.co.id

News and Value

Unhas siapkan Tiket Khusus untuk Mahasiswa Nonton PSM di Parepare

3 min read
Unhas dan PSM Makassar sepakat bekerja sama dalam berbagai bidang, termasuk kesempatan magang bersama klub sepak bola tertua di Indonesia itu.
Direktur Operasional PSM Makassar, Rafiuddin Razak (kiri) menyerahkan jersey tim PSM kepada Direktur Kemahasiswaan Unhas, Abdullah Sanusi sebagai simbol kerja sama kedua pihak dalam acara yang digelar di Kampus Unhas, Tamalanrea, Kamis (12/2/2026). (Foto: Humas Unhas)

Majesty.co.id, Makassar – Universitas Hasanuddin (Unhas) dan PSM Makassar sepakat bekerja sama. Salah satu bentuk kolaborasi itu adalah Unhas menyediakan tiket khusus untuk mahasiswa yang ingin menyaksikan langsung laga Tim Juku Eja di Stadion Gelora B.J Habibie, Kota Parepare.

Kerja sama Unhas dan PSM Makassar ditandai penandatangan MoU kedua pihak yang digelar di Arsjad Rasjid Lecture Theater, Kampus Unhas, Tamalanrea, Makassar, Kamis (12/2/2026). Momen ini dihadiri sekitar 250 peserta dari kalangan sivitas akademika Unhas.

Rektor Unhas diwakili oleh Direktur Kemahasiswaan, Abdullah Sanusi dalam prosesi penandatanganan tersebut. Momentum ini juga dirangkaikan dengan penyerahan jersey resmi PSM Makassar kepada Rektor Unhas sebagai simbol kemitraan dan komitmen kolaborasi kedua institusi.

Abdullah Sanusi menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis bagi penguatan peran kampus dalam mendukung industri olahraga profesional.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Dengan jumlah sivitas akademika Unhas yang mencapai sekitar 50 ribu orang, kolaborasi ini menjadi langkah strategis untuk menghadirkan sinergi nyata antara kampus dan industri olahraga profesional,” kata Abdullah Sanusi dalam keterangan tertulis, Jumat (13/2/2026).

Abdullah Sanusi berharap kerja sama dengan PSM ini membuka peluang magang bagi mahasiswa Unhas.

Mahasiswa yang magang di klub tertua di Indonesia itu, akan dikonversi menjadi SKS, serta melahirkan program berkelanjutan yang berdampak bagi mahasiswa dan masyarakat.

Kolaborasi ini juga mencakup peluang magang lintas fakultas. Mahasiswa Fakultas Keperawatan dan Fakultas Kedokteran berpotensi terlibat dalam pengembangan sport medic.

Sementara mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis serta Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik dapat mengambil peran dalam manajemen, komunikasi, dan pengelolaan industri olahraga.

Soal tiket laga PSM, Abdullah Sanusi menyampaikan hal ini merupakan inisiatif kampus untuk mahasiswa. Mereka yang akan bertopak ke Parepare akan diorganisir dengan baik.

Skema yang dirancang berupa tiket khusus mahasiswa dalam bentuk paket bundling transportasi dan tiket pertandingan PSM.

Abdullah menyebut, tiket dibanderol dengan harga terjangkau yang direncanakan dijual melalui Koperasi Mahasiswa Unhas dan berlaku bagi sivitas akademika.

Direktur Operasional PSM Makassar, Rafiuddin Razak menyampaikan tim Pasukan Ramang adalah institusi olahraga profesional yang tumbuh bersama masyarakat.

PSM bukan hanya tentang prestasi, tetapi juga tentang mencetak dampak bagi perkembangan daerah.

“Hari ini kami maknai sebagai langkah strategis bagi dunia akademik dan praktik industri olahraga profesional. Inilah bentuk kemitraan dua arah yang berorientasi pada dampak nyata,” ungkapnya.

Ia menambahkan, mengusung tema “The Pride of Sulsel”, PSM dibesarkan oleh masyarakat dan membawa nama daerah ke panggung nasional maupun internasional.

Rafiuddin berharap kolaborasi ini menjadi awal dari program berkelanjutan, termasuk magang dan inisiatif kewirausahaan olahraga.

“Terima kasih kepada Unhas atas semangat kolaborasi dan seluruh pihak yang membersamai. Harapan kami, kerja sama ini terus berkembang dan memberi manfaat luas,” tutupnya.

Kegiatan juga dirangkaikan dengan sesi talkshow yang menghadirkan Manager Tim PSM Makassar, Muh. Nur Fajrin, Kapten Tim Makassar Yuran Fernandes dan Kiper PSM Hilmansyah, serta Corporate Communication Honda Astra Motor Sulawesi Selatan, Benedicta Caroline.

Dalam sesi tersebut, para narasumber berbagi pengalaman seputar dinamika tim profesional, kedekatan dengan suporter, hingga peluang kolaborasi dengan dunia pendidikan.

Yuran Fernandes mengungkapkan kedekatan emosional yang ia rasakan bersama suporter dan rasa syukurnya bisa membela klub dengan dukungan yang kuat.

Sementara Hilmansyah menyampaikan kebanggaannya membela salah satu klub tertua di Indonesia serta memandang kritik suporter, termasuk di media sosial, sebagai bentuk dukungan yang membangun.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.