Disbud Makassar Promosikan Pernikahan Bugis lewat Wedding Showcase
3 min read
Kepala Dinas Kebudayaan Makassar Andi Patiware pada pembukaan Wedding Showcase di Museum Kota Makassar. (Ist)
Majesty.co.id, Makassar – Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Patiware, dalam laporannya menyampaikan Wedding Showcase bertujuan memperkenalkan, melestarikan, sekaligus menumbuhkan kebanggaan masyarakat terhadap budaya dan tradisi pernikahan adat Bugis-Makassar.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-418 Kota Makassar. Tujuannya untuk memperkuat komitmen pemerintah, khususnya Dinas Kebudayaan, dalam mempromosikan budaya dan tradisi pernikahan adat kepada masyarakat luas,” ujar Andi Patiware pada kegiatan tersebut di Museum Kota Makassar, Rabu (12/11/2025).
Ia menjelaskan, dasar pelaksanaan kegiatan ini mengacu pada beberapa regulasi, yakni Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, Peraturan Daerah Kota Makassar Nomor 4 Tahun 2005 tentang Perubahan APBD, serta Surat Keputusan Kepala Dinas Kebudayaan Kota Makassar tentang Penetapan Panitia Pelaksana Pameran Tradisional Wedding Tahun Anggaran 2025.
Lebih lanjut, Andi Patiware memaparkan tujuh tujuan utama pelaksanaan kegiatan tersebut. Selain untuk memperkuat promosi budaya, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kebanggaan masyarakat terhadap warisan budaya takbenda (intangible cultural heritage).
“Melalui kegiatan ini kami ingin memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai filosofi, nilai, dan makna yang terkandung dalam tradisi pernikahan adat. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang apresiasi dan ekspresi seni budaya bagi para pelaku seni dan generasi muda di Kota Makassar,” jelasnya.
Museum Kota Makassar dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dianggap memiliki nilai historis dan simbolis yang kuat.
“Kami memilih Museum Kota Makassar karena museum merupakan salah satu cagar budaya yang terletak di zona inti kawasan kota tua. Kami berharap ke depan kawasan ini dapat ditetapkan secara resmi melalui peraturan wali kota atau peraturan daerah sebagai kawasan cagar budaya,” tutur Andi Patiware.
Kegiatan Makassar Wedding Showcase 2025 menghadirkan berbagai rangkaian acara, antara lain pameran tradisi pernikahan adat, lomba pembawa acara (MC) dan rias pengantin, serta penampilan seni budaya lokal. Peserta terdiri dari masyarakat umum, pelaku seni budaya, hingga komunitas kreatif yang turut memeriahkan kegiatan.
Seluruh rangkaian kegiatan ini dibiayai melalui APBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 Kota Makassar.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Patiware juga mengungkapkan bahwa ide pelaksanaan kegiatan ini lahir dari diskusi santai bersama rekan-rekan di HIPAPI (Himpunan Pembawa Acara Pernikahan Indonesia).
“Awalnya kegiatan ini muncul dari perbincangan ringan dengan teman-teman HIPAPI. Dari situ muncul ide untuk berkolaborasi menghadirkan pameran tradisional pernikahan. Alhamdulillah, kolaborasi ini mendapat sambutan positif dan akhirnya bisa terlaksana dengan baik,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan Wedding Showcase ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya bagi para pelaku seni dan budaya di Kota Makassar.
“Kami berharap kegiatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat dan menjadi ruang apresiasi bagi para pelaku seni budaya. Semoga ke depan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan semakin berkembang,” tutupnya. (Ril/Adv)
