12/01/2026

Majesty.co.id

News and Value

Wali Kota Makassar Dukung Polisi Tindak Tegas Pelaku Narkotika

3 min read
Munafri menegaskan komitmen Pemkot Makassar berkolaborasi dengan kepolisian dan BNN untuk memberdayakan wilayah yang selama ini dicap sebagai kampung narkoba.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin pada pemusnahan narkotika di markas Polrestabes Makassar, Senin (10/11/2025). (Foto: Humas Diskominfo Makassar)

Majesty.co.id, Makassar – Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan komitmennya menjadikan Makassar sebagai kota yang aman dari peredaran dan penyalahgunaan narkotika.

Hal itu disampaikan saat menghadiri konferensi pers Pengungkapan Kasus Tindak Pidana Narkotika dan Pemusnahan Barang Bukti di Polrestabes Makassar, Senin (10/11/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Sulsel Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro, Kepala BNN Provinsi Sulsel Brigjen Pol Budi Sajidin, Kajari Makassar Andi Panca Sakti, dan Ketua DPRD Kota Makassar Supratman.

Munafri menyampaikan apresiasi kepada Polrestabes Makassar dan aparat penegak hukum atas keberhasilan mengungkap jaringan besar peredaran narkoba di berbagai wilayah kota.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Atas nama Pemerintah Kota Makassar, saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras pihak Kepolisian dan BNN dalam memerangi narkoba. Kami akan terus bersama-sama dengan seluruh pihak agar penyalahgunaan, peredaran, dan pemakai narkoba tidak bisa hidup nyaman di Kota Makassar,” tegas Munafri.

Sebanyak 20 kilogram narkotika dimusnahkan dalam kegiatan tersebut, terdiri atas 13 kilogram sabu, 1 kilogram cairan sintetik, dan 33.936 butir obat berbahan THD seberat 6 kilogram.

Pemusnahan dilakukan menggunakan mobil incinerator milik BNNP Sulsel dengan sistem wet scrubber hingga menjadi uap air ramah lingkungan.

Munafri menegaskan komitmen Pemkot Makassar berkolaborasi dengan kepolisian dan BNN untuk memberdayakan wilayah yang selama ini dicap sebagai kampung narkoba agar bertransformasi menjadi kampung produktif.

“Kami akan turun langsung dengan beberapa model pemberdayaan agar wilayah-wilayah yang selama ini dikenal rawan bisa menjadi kawasan yang lebih positif dan berdaya,” ujarnya.

Selain pengungkapan kasus narkotika, Munafri juga menyoroti keberhasilan polisi mengungkap kasus penculikan anak di bawah umur bernama Bilqis, yang sempat meresahkan masyarakat.

Ia menyebut fenomena itu sebagai alarm agar semua pihak lebih waspada terhadap indikasi human trafficking.

“Ini bukan hanya tugas pemerintah atau polisi, tapi tanggung jawab kita semua. Kami juga meminta pengawasan di bandara diperketat, terutama terhadap anak-anak yang bepergian tanpa pendamping orang tua,” imbaunya.

Munafri menutup sambutan dengan menegaskan komitmen Pemkot Makassar untuk terus bersinergi dengan aparat keamanan menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, sehingga seluruh program pembangunan dapat berjalan baik dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana menjelaskan, pemusnahan barang bukti merupakan tindak lanjut enam laporan polisi hasil operasi Satres Narkoba bersama jajaran Polda Sulsel dan BNNP Sulsel.

“Pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari proses hukum sebelum dilanjutkan ke tahap persidangan oleh Kejaksaan. Prosesnya dilakukan secara terbuka sebagai bentuk transparansi kepada publik,” jelasnya. (Ril/Adv)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.