Wali Kota Makassar Kerahkan 9 Mobil Pasar Murah Bantu Warga Jelang Idulfitri
2 min read
Mobil operasional pasar murah yang diterjunkan Dinas Perdagangan Kota Makassar. (Foto: Istimewa)
Majesty.co.id, Makassar – Menjelang hari raya Idulfitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Makassar di bawah kebijakan Wali Kota Munafri Arifuddin mulai menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Program “jemput bola” melalui mobil pasar murah akan dikerahkan ke sejumlah wilayah kecamatan di Kota Makassar mulai Rabu (11/3/2026).
Keputusan ini diambil usai Wali Kota memimpin rapat koordinasi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perdagangan, Bappeda, PD Pasar, serta para camat di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (10/3/2026).
Intervensi ini dilakukan menyusul angka inflasi daerah yang tercatat berada di level 6,23 persen.
“Melalui kegiatan ini, kami Pemerintah Kota Makassar, berupaya menstabilkan harga di pasaran, sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan di penghujung Ramadan dan jelang idul fitri,” ujar Munafri Arifuddin.
Pemerintah Kota Makassar menggandeng Perum Bulog untuk memastikan pasokan komoditas inti seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur tersedia dengan harga terintervensi.
Selama sepuluh hari terakhir Ramadan, mobil pasar murah Pemkot Makassar akan turun langsung ke berbagai titik setiap harinya.
“Mulai besok dan selama sepuluh hari terakhir Ramadan, teman-teman dari Ketahanan Pangan dan Dinas Perindag akan turun langsung bersama bahan kebutuhan pokok dari Bulog untuk membuat beberapa pasar murah di berbagai tempat setiap hari,” jelas Munafri.
Untuk tahap awal, mobil inflasi akan beroperasi di dua lokasi, yakni halaman Masjid Nurul Amin di Jalan Kapasa Raya dan Kompleks Pesona Dahlia di Kelurahan Mattoangin, Mariso.
Sebanyak 8 hingga 9 titik akan dibuka setiap hari secara bergiliran di tingkat kelurahan dan kecamatan.
Beberapa harga komoditas yang disediakan antara lain beras SPHP seharga Rp55.000–Rp58.000 per kemasan, minyak goreng Minyak Kita Rp15.000 per liter, dan gula pasir Rp17.500 per kilogram.
Wali Kota yang akrab disapa Appi ini menegaskan kehadiran pemerintah sangat krusial saat mekanisme pasar mulai tidak stabil.
“Mekanisme pasar sudah mulai naik turun, maka pemerintah harus hadir masuk untuk melakukan solusi. Tujuannya agar harga-harga kebutuhan pokok masih bisa didapatkan masyarakat dengan harga yang lebih rendah,” tambah Appi.
Program ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus memastikan inflasi di Kota Makassar tidak melonjak signifikan akibat tingginya permintaan menjelang hari raya.
“Ini juga menjadi bagian dari upaya kita menyambut Idulfitri, sekaligus memastikan inflasi di Kota Makassar tidak mengalami kenaikan yang terlalu tinggi,” pungkas Munafri.
