10/03/2026

Majesty.co.id

News and Value

Fadel Dilantik, DPP Tegaskan Tidak Ada Lagi Dualisme KNPI Sulsel

2 min read
Hal ini disampaikan menyusul pelantikan Fadel Muhammad Tauphan Ansar sebagai Ketua DPD KNPI Sulsel periode 2026-2029.
Pelantikan Pengurus DPD I Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan di Kota Makassar. (Foto: Majesty.co.id/Arya)

Majesty.co.id, Makassar – Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menegaskan berakhirnya era dualisme kepengurusan di Sulsel.

Hal ini disampaikan menyusul pelantikan Fadel Muhammad Tauphan Ansar sebagai Ketua DPD KNPI Sulsel periode 2026-2029 di Hotel Claro Makassar, Senin (9/3/2026).

Pelantikan yang mengukuhkan 480 pengurus baru ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum DPP KNPI, Muhammad Ryano Panjaitan.

Pengurus DPP KNPI, Mahmud, menyatakan bahwa legitimasi kepengurusan Fadel Muhammad Tauphan Ansar didasarkan pada legalitas hukum yang kuat dari pemerintah pusat.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

“Kepengurusan Fadel Muhammad Tauphan Ansar, sah dan legal secara hukum. Saya pertegas lagi, setelah pelantikan yang dilakukan Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Ryano Panjaitan, tidak ada lagi dualisme KNPI di Sulsel. Jika ada yang mengatasnamakan DPD KNPI Sulsel, itu ilegal atau tidak sah,” tegas Mahmud di Makassar.

Acara pelantikan ini menjadi sorotan karena dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang, dan Bupati Maros Chaidir Syam.

Hadir pula Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi beserta jajaran Forkopimda Sulawesi Selatan.

Mahmud juga menanggapi kritik mengenai landasan hukum kepengurusan DPP KNPI pusat.

Ia menegaskan bahwa posisi Ryano Panjaitan sebagai Ketua Umum masih memegang Surat Keputusan (SK) resmi dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

“Apa kapasitasnya dia [Imran Eka Saputra, red] bicara seperti itu [Ryano Panjaitan tidak punya legal standing]. Ketum Ryano pemegang Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham),” ujar Mahmud menyentil pihak yang mempertanyakan legalitas organisasi.

Kehadiran ribuan kader dari berbagai Organisasi Kepemudaan (OKP) serta dukungan dari unsur legislatif dan eksekutif dinilai sebagai bukti kuatnya sinergi yang dibangun oleh kepengurusan baru ini.

Mahmud pun mengajak seluruh pemuda di Sulawesi Selatan untuk bersatu di bawah satu komando yang sah.

“Tentunya saya selaku pengurus DPP berharap tak ada lagi perbincangan mengenai dualisme kepengurusan KNPI Sulsel saat ini. Pemuda harus bersatu untuk pergerakan ke depannya,” pungkasnya.

Dengan pelantikan ini, DPD KNPI Sulsel di bawah kepemimpinan Fadel Muhammad Tauphan Ansar diharapkan dapat segera menjalankan program-program strategis lintas sektoral guna mendorong kemajuan pemuda di wilayah Sulawesi Selatan.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.