Bawaslu Sulsel Tekankan Pentingnya Edukasi Politik dalam Merawat Demokrasi
2 min read
Para pembicara dalam diskusi bertajuk “Bersama Media, Awasi Demokrasi” yang digelar di Kantor Bawaslu Sulsel, Kota Makassar, Selasa (10/3/2025). (Foto: Majesty.co.id/Suedi)
Majesty.co.id, Makassar – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Sulawesi Selatan (Sulsel) menekankan pentingnya merawat demokrasi sebagai warisan reformasi.
Hal tersebut disampaikan Koordinator Divisi (Kadiv) Humas, Data dan Informasi Bawaslu Sulsel, Alamsyah. Ia menyebut, merawat demokrasi tidak hanya pada saat Pemilu maupun Pilkada.
Menurutnya, diskusi serta edukasi politik merupakan salah satu cara yang baik untuk tetap menjaga nilai-nilai demokrasi.
“Bahwa memang demokrasi di negara kita ini sangat dinamis sehingga kita butuh selalu diskusi, silaturahmi, bahkan butuh sinergisitas untuk bagaimana memajukan negara kita ini,” ujar Alamsyah dalam kegiatan diskusi bertajuk “Bersama Media, Awasi Demokrasi” yang digelar di Kantor Bawaslu Sulsel, Kota Makassar, Selasa (10/3/2025).
Kata dia, bahwa Bawaslu sebagai bagian daripada produk reformasi mempunyai tanggungjawab untuk tetap merawat demokrasi tidak hanya dalam momentum lima tahun sekali.
Di tempat yang sama, pegiat demokrasi Abdul Karim mengatakan, isu tentang demokrasi seringkali hanya terpatok pada momentum pemilu dengan harapan demokrasi lebih maju.
“Isu demokrasi tidak hanya soal pilkada dan pemilu, tapi ada edukasi yang berkelanjutan, yang dikerjakan Bawaslu sampai hari ini, walaupun tidak seterang saat Pilkada atau Pemilu,” kata Abdul Karim.
Ia juga menegaskan posisi mediabmassa dan Bawaslu sebagai bagian penting dalam merawat demokrasi.
“Media massa bertanggung jawab terhadap kualitas demokrasi dan produksi demokrasi di Bawaslu,” pungkasnya.
Penulis: Suedi
