24/01/2026

Majesty.co.id

News and Value

UMI Kirim Dokter Ahli dan Drone Pendeteksi Korban ke Aceh–Sumatra

2 min read
Rektor UMI Hambali Thalib menegaskan bahwa bantuan kampusnya bersifat menyeluruh kepada Aceh-Sumatra.
Konferensi pers dukungan UMI untuk korban bencana Sumatra yang digelar di Menara UMI Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar. (Foto: Istimewa)

Majesty.co.id, Makassar – Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar mengirim tim dokter ahli serta drone dengan teknologi pendeteksi suhu untuk membantu penanganan korban banjir dan longsor di wilayah Sumatra dan Aceh.

Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Mansyur Ramly, mengatakan pihaknya masih menunggu laporan rinci dari tim yang telah berada di lokasi terdampak di Aceh-Sumatra.

Informasi tersebut akan menjadi dasar bagi UMI untuk mengirim bantuan lanjutan dengan lebih tepat sasaran.

“Nanti dari tim kedokteran itu bisa lebih memberikan informasi yang lebih lengkap, sehingga kita bisa memberikan bantuan yang lebih cepat dan tepat,” ujar Mansyur dalam jumpa pers “Dukungan UMI untuk Korban Bencana Sumatra” di Menara UMI, Makassar, Minggu (7/12/2025).

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Ia menjelaskan bahwa UMI juga mempertimbangkan pengiriman tangki air bersih menyusul kebutuhan mendesak di sejumlah titik pengungsian.

Di sisi lain, Wakil Dekan III Fakultas Kedokteran UMI, Irna Diyana Kartika, mengungkapkan bahwa tim dokter ahli telah diterjunkan dan terus berkoordinasi dengan tenaga medis lokal untuk memetakan kebutuhan di lapangan.

Tim medis juga menyesuaikan strategi berdasarkan perkembangan situasi.

Selain tenaga medis, UMI mengerahkan pilot drone yang membawa perangkat thermal detection untuk mendeteksi suhu tubuh jenazah yang tertimbun longsor.

“Kemudian ada juga, kami sertakan tim dengan membawa drone. Di mana drone ini bekerja untuk digunakan sebagai thermal detection, jadi bisa mendeteksi suhu korban jenazah di timbunan longsor,” papar Irna.

Kirim Obat-obatan untuk Korban Luka


UMI juga mengirim obat-obatan guna membantu penanganan korban luka yang belum mendapatkan perawatan memadai.

Rektor UMI, Hambali Thalib, menegaskan bahwa bantuan UMI bersifat menyeluruh. Tidak hanya bantuan logistik dan medis, tetapi juga mencakup teknologi lingkungan serta pendekatan spiritual.

Sivitas akademika UMI turut menggalang donasi untuk warga terdampak bencana.

“Bantuan kita bukan hanya pada persoalan bantuan legal, finansial, mengembangkan alat barang yang memang tenaga medis sudah ada di sana,” tutur Hambali.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.