Disepakati Amerika, Iran Ajukan 10 Poin Gencatan Senjata
3 min read
Bendera Republik Islam Iran. (Foto: Ilustrasi/Canva)
Majesty.co.id, Teheran – Amerika Serikat dan Republik Islam Iran bersepakat untuk gencatan senjata selama 2 pekan untuk membahas 10 poin yang diusulkan Teheran terhitung mulai Rabu (8/4/2026).
Amerika maupun Iran sepakat gencatan senjata setelah 42 hari Presiden Donald Trump menyerang Teheran bersama zionis Israel.
Serangan Amerika menewaskan pemimpin tertinggi Ayatollah Ali Khamenei hingga membunuh sejumlah pejabat tinggi dan militer Iran.
Melansir BBC, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi, mengumumkan bahwa Iran akan menyetujui gencatan senjata “jika serangan terhadap Iran dihentikan”.
Araghchi menekankan selama periode dua minggu, jalur pelayaran aman melalui Selat Hormuz akan dibuka kembali.
Pernyataan Araghchi mengemuka sesaat setelah PDonald Trump, mengatakan bahwa Amerika Serikat dan Iran akan menempuh gencatan senjata selama dua minggu dengan syarat Iran membuka lalu lintas maritim di Selat Hormuz.
“Saya setuju untuk menangguhkan pemboman dan serangan terhadap Iran selama dua minggu,” ujar Trump di Truth Social.
Lembaga penyiaran milik pemerintah Iran merilis rincian 10 butir syarat gencatan senjata yang diajukan Teheran:
1. Penghentian total perang di Irak, Lebanon, dan Yaman
2. Penghentian perang terhadap Iran secara menyeluruh dan permanen tanpa batas waktu
3. Pengakhiran seluruh konflik di kawasan secara menyeluruh
4. Pembukaan kembali Selat Hormuz
5. Pembentukan protokol dan persyaratan untuk menjamin kebebasan serta keamanan navigasi di Selat Hormuz
6. Pembayaran penuh kompensasi biaya rekonstruksi kepada Iran
7. Komitmen penuh untuk mencabut sanksi terhadap Iran
8. Pembebasan dana dan aset Iran yang dibekukan dan ditahan oleh Amerika Serikat
9. Komitmen penuh Iran untuk tidak mengupayakan kepemilikan senjata nuklir
10. Gencatan senjata segera berlaku di seluruh lini begitu seluruh persyaratan di atas disetujui.
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) menyatakan bahwa perundingan akan digelar di Islamabad, ibu kota Pakistan, dalam jangka waktu maksimal 15 hari untuk “memfinalisasi” rincian kesepakatan.
Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa perundingan dilakukan agar “kemenangan Iran di medan perang juga dapat dikonsolidasikan dalam perundingan politik”.
Pernyataan SNSC itu melampaui 10 butir syarat gencatan senjata yang sebelumnya diumumkan televisi pemerintah Iran.
Dalam pernyataan tersebut juga diklaim bahwa AS telah menyetujui sejumlah poin berikut:
1. Menjamin tidak akan mengulangi agresi terhadap Iran
2. Melanjutkan kendali Iran atas Selat Hormuz
3. Menerima pengayaan [uranium]
4. Mencabut seluruh sanksi primer dan sekunder terhadap Iran
5. Mengakhiri seluruh resolusi Dewan Keamanan PBB dan Badan Energi Atom Internasional (IAEA)
6. Membayar kompensasi kepada Iran
7. Menarik pasukan tempur Amerika Serikat dari kawasan
8. Menghentikan perang di seluruh lini, termasuk terhadap “perlawanan Islam di Lebanon”
Pakistan disebut telah berperan sebagai mediator gencatan senjata antara Amerika Serikat–Israel dengan Iran.
Trump menyebut Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif sebagai salah satu tokoh yang diajak berkomunikasi dan yang berkontribusi pada tercapainya kesepakatan gencatan senjata bersyarat tersebut.
