07/02/2026

Majesty.co.id

News and Value

Musorprov PBSI Sulsel: Warsinggih Didukung 21 Pengcab

3 min read
Warsinggih muncul sebagai kandidat terkuat setelah mengantongi dukungan dari 21 pengurus cabang (pengcab) PBSI kabupaten dan kota di Sulsel.
Warsinggih (kedua kiri) menerima rekomendasi dukungan dari Pengcab PBSI kabupaten-kota. (Foto: Istimewa)

Majesty.co.id, Makassar — Peta persaingan menuju kursi Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Sulawesi Selatan periode 2026–2030 mulai menunjukkan arah yang jelas. Dominasi dukungan mengarah kepada dokter ahli bedah, Warsinggih.

Warsinggih muncul sebagai kandidat terkuat setelah mengantongi dukungan dari 21 pengurus cabang (pengcab) PBSI kabupaten dan kota di Sulsel.

Momentum pencalonan itu ditandai dengan pengembalian formulir pendaftaran di Kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan, Jalan Sultan Hasanuddin, Makassar, pada Senin (2/2/2026).

Affiliate / Iklan
Jaket
Jake Pria

Jaket Carharrt Pria Tebal
Rp.550.000

Jaket Carharrt Pria Tebal
Rp.550.000

Jaket Carharrt Pria Tebal
Rp.550.000

PlayPause
previous arrow
next arrow

Kehadiran Warsinggih bersama tim pendukung menunjukkan keseriusannya mengikuti seluruh tahapan penjaringan yang telah ditetapkan panitia.

Advertisement
Ikuti Saluran WhatsApp Majesty.co.id

Dengan dukungan dari mayoritas pengcab, posisi Warsinggih praktis tanpa pesaing.

Dukungan tersebut sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa konsolidasi internal PBSI Sulsel telah mengerucut pada satu figur yang dinilai mampu memimpin organisasi bulutangkis di daerah ini untuk empat tahun ke depan.

Ia memastikan seluruh dokumen dan persyaratan administratif telah dipenuhi sesuai ketentuan.

“Alhamdulillah, seluruh proses pengembalian formulir berjalan lancar. Semua persyaratan telah kami lengkapi dan diverifikasi sesuai aturan yang berlaku,” kata Warsinggih dalam keterangannya, Jumat (6/2/2026).

Pencalonan pria bergelar profesor ini tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga sarat simbol kesiapan pribadi.

Sebelum menuju Kantor KONI Sulsel, Warsinggih bersama tim menyempatkan diri melaksanakan salat Asar di Masjid Raya Makassar.

Langkah tersebut mencerminkan pendekatan personal dan spiritual dalam menghadapi proses pencalonan yang akan menentukan arah pembinaan bulutangkis Sulawesi Selatan.

Musyawarah Provinsi (Musprov) PBSI Sulawesi Selatan sendiri dijadwalkan berlangsung di Hotel Almadera, Makassar, pada Sabtu, 7 Februari 2026.

Forum tersebut akan menjadi arena penentuan kepemimpinan baru PBSI Sulsel untuk periode 2026–2030.

Dengan dukungan 21 pengcab, peluang Warsinggih untuk terpilih terbuka lebar.

Kondisi ini juga mencerminkan adanya harapan besar dari daerah terhadap kepemimpinan baru yang mampu memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan prestasi, serta membawa bulutangkis Sulawesi Selatan kembali bersaing di level nasional.

Latar belakang Warsinggih sebagai dokter ahli bedah menambah dimensi tersendiri dalam pencalonannya. Dunia medis dikenal menuntut ketelitian, disiplin, dan kemampuan mengambil keputusan cepat—karakter yang juga dibutuhkan dalam memimpin organisasi olahraga yang kompleks.

Musprov PBSI Sulsel kini bukan lagi sekadar forum pemilihan, tetapi menjadi momentum konsolidasi untuk menentukan masa depan bulutangkis daerah.

Jika terpilih, tantangan utama yang menanti adalah membangun sistem pembinaan berkelanjutan, memperkuat struktur organisasi, dan memastikan regenerasi atlet berjalan konsisten.

Dukungan mayoritas pengcab menjadi modal politik organisasi yang kuat.

Namun, ekspektasi publik bulutangkis Sulawesi Selatan jauh lebih besar: menghadirkan kepemimpinan yang tidak hanya kuat secara administratif, tetapi juga mampu melahirkan prestasi nyata di lapangan.

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright 2023 © Majesty.co.id | Newsphere by AF themes.