Sufriadi Arif minta Jajaran Pemprov Sulsel Aktif Turun ke Daerah: Jangan Tunggu Laporan!
2 min read
Wakil Ketua DPRD Sulsel Sufriadi Arif. (Foto: Humas Sekretariat DPRD Sulsel)
Majesty.co.id, Makassar — Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan (Sulsel) Sufriadi Arif, menekankan pentingnya peran aktif jajaran Pemerintah Provinsi Sulsel untuk turun langsung ke lapangan dan tidak hanya menunggu laporan terkait keluhan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Sufriadi menyusul masih banyaknya persoalan di daerah yang ditemukan secara langsung, namun belum tertangani secara optimal oleh pemerintah provinsi.
Menurut Legislator PPP itu, sebagai wakil rakyat ia kerap berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menemukan berbagai persoalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
Namun, persoalan tersebut sering luput dari perhatian akibat minimnya komunikasi dan interaksi langsung antara eksekutif dan masyarakat.
Sufriadi menilai, organisasi perangkat daerah (OPD) seharusnya meniru pola kerja Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman yang dinilai aktif turun ke daerah.
“Jangan hanya menunggu laporan. Setidaknya sebulan sekali perangkat daerah turun ke daerah, berkomunikasi dan berinteraksi langsung dengan masyarakat, seperti yang sering dilakukan pak gubernur. Dari situ persoalan bisa diidentifikasi dengan jelas,” ujar Sufriadi kepada wartawan, Selasa (6/1/2026).
Ia mengapresiasi respons cepat Gubernur Sulawesi Selatan yang dinilai selalu menindaklanjuti setiap laporan lapangan yang disampaikan.
Namun demikian, ia berharap seluruh jajaran di bawah Gubernur dapat lebih proaktif menjalankan tugas sesuai kewenangannya masing-masing.
Sufriadi mengungkapkan, sejumlah persoalan krusial yang kerap ditemui di lapangan antara lain kondisi infrastruktur jalan dan irigasi.
Selain itu, ia juga menyoroti kondisi bangunan sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Wajo yang dinilai memprihatinkan.
Menurutnya, beberapa sekolah mengalami kerusakan serius, seperti plafon rusak dan kondisi bangunan yang sudah tidak layak.
“Temuan-temuan itu selalu saya dokumentasikan dan kirimkan ke kepala dinas terkait, termasuk kondisi sarana prasarana dan peralatan sekolah,” katanya.
Ia menegaskan, banyak persoalan sebenarnya dapat diselesaikan dengan cepat apabila ditangani secara langsung.
Bahkan, masalah yang bertahun-tahun tidak terselesaikan bisa ditangani dalam waktu singkat setelah dikomunikasikan dengan baik.
Karena itu, Sufriadi meminta OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk rutin melakukan evaluasi wilayah kerja masing-masing dan mengidentifikasi persoalan sesuai kewenangan provinsi.
Jika terdapat kendala anggaran, setidaknya harus tersedia data yang akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan.
“Jangan sampai persoalan hanya diselesaikan satu per satu setiap tahun. Evaluasi dan pendataan itu penting agar pembangunan berjalan tepat sasaran,” tegasnya. (*)
